PEKANBARU, seputarriau.co - Kembali Aliansi Gerakan Mahasiswa Pemuda dan Masyarakat (Gemmpar) Riau, Khamis (07/02) kemarin Gelar aksi demo menuntut PT Chevron Pasific Indonesia segera mengganti rugi lahan di Kabupaten Rokan Hilir seluas 737 hektare.
Puluhan Massa Yang tergabung didalam Aksi di Kantor Chevron Rumbai tersebut Menuntut
Lahan seluas 737 hektare milik masyarakat Rohil ini diduga bermasalah dengan PT Chevron Pasific Indonesia di Desa Bangko Jaya, Kecamatan Bangko Pusako, Rohil.

Koordinator GEMMPAR, Erlangga Sampaikan beberapa Tuntutan GEMMPAR bersama Masyarakat Rohil, dalam Orasi Erlangga Sampaikan pernyataannya sikap diantaranya :
1. Mendesak Chevron ganti rugi Perampasan lahan masyarakat seluas 737 Hektar.
2. Mendesak GM Chevron Rumbai, Sukamto agar dipecat, Karena diduga sebagai Provokator di bumi Lancang Kuning.
Kemudian Massa Tekankan Hak lahan Masyarakat agar ada penyelesaiannya dan dikembalikannya Hak Rakyat dalam Mengelola Tanah Sendiri.
Erlangga mengatakan, dirinya bersama masyarakat Rohil tidak terima lahan tersebut diduga dijadikan tempat pengeboran sumur Migas, kilang minyak dan lainnya.
“Kami ingin desak General Manager Chevron Pasific Indonesia, Sukamto agar dipecat,” tegasnya dengan Lantang dalam Orasi.
Dalam aksi damai itu, sebanyak lebih kurang 100 orang turun ke Istana Presiden RI, Kedutaan Besar Amerika Serikat, kantor pusat Chevron Pasific Indonesia Jakarta dan SSK Migas.
(MN)