Komisi II DPRD Bengkalis  : Miris Lihat Kondisi Jalan Simpang Lima Pipa Air Bersih Rusak parah

Kamis, 14 Desember 2017 - 10:00:29 wib
Komisi II DPRD Bengkalis  : Miris Lihat Kondisi Jalan Simpang Lima Pipa Air Bersih Rusak parah

DURI, seputarriau.co - Komisi II DPRD Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Bengkalis," Rianto, sangat miris melihat kondisi jalan Simpang Lima Pipa Air Bersih Sepanjang 5 KM Desa Petani Kecamatan Bathin Solapan jalan rusak parah akibat truck bermuatan Kelapa Sawit hasil Petani yang melebihi muatan Sehingga jalan tersebut rusak dan berlobang, Kondisi ini membuat warga dan anak sekolah setiap hari melintas Kecewa melihat kondisi jalan tidak kunjung di perbaiki Pemerintah Kabupaten Bengkalis maupun pihak Perusahaan Chevron.

Sebab jalan tersebut termasuk akses antar Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Rokan Hilir Pertemuan dua Desa ini pun sudah di lakukan Pemerintah Desa Petani dan Pemerintah Desa Balai Makam, sehingga hasil pertemuan tersebut, melahirkan Paguyuban baru,yang di namakan  Persatuan Masyarakat Balai Makam dan Petani ( PM-BM-PAN ) yang di ketua oleh bapak SURATNO ALI.

Menurut Ketua PM-BM-PAN, SURATNO ALI, "Pembentukan ini dilakukan untuk membuat terobosan dan permohonan kepihak Pemerintah Kabupaten Bengkalis maupun kepihak Chevron, guna memberikan bantuan perbaikan jalan Simpang Lima Jalan Pipa Air Bersih sepanjang 5 Kilo Meter, Sehingga adanya bantuan tersebut nantinya akses masyarakat Desa Petani dan Balai Makam bisa lancar", ungkapnya suratano.

Lanjutnya, "Berbagai suratpun sudah kami layangkan ke pihak pihak terkait, Namun Surat Permohonan perbaikan jalan tersebut tidak dapat membuahkan hasil. kondisi inilah membuat warga dua desa melakukan Perbaikan jalan dengan swadaya dengan melakukan gotong royong setiap minggunya, Bagi Pengusaha Sawit di kenakan bantuan untuk perbaikan jalan sebesar Rp.5000 rupiah per Kepala rumah tangga yang sudah menjadi sepakat dua kepala desa tersebut,"ujar Ketua PM-BM-PAN,Suratno Ali.

Komisi II DPRD Kabupaten Bengkalis, RIANTO selaku ketua komisi II DPRD Kab.Bengkalis saat di komfirmasi awak media di tengah kesibukanya Sabtu (09/12/17 ) mengatakan dirinya selaku anggota dewan sangat sesalkan kepada pihak para toke sawit yang enggan memberikan bantuan maupun memperbaiki jalan tersebut,juga tidak mau peduli dengan jalan yang sering dilewatinya, padahal mereka yang lebih sering melintas setiap hari dengan membawa muatan Sawit,menurut saya ini sudah melebihi tonase, akibat perbuatanya jalan yang dilalui masyarakat umum dan sekitarnya menjadi hancur, masyarakat dan anak-anak sekolah yang melintas harus menanggung  jalan di atas Pipa, Anehnya  saat rapat dua desa para toke sawit ini tidak hadir, itu yang saya sangat sesalkan, Kata Rianto.

Lanjut Rianto, namun begitu saya selaku anggota DPRD yang membidangi Komisi II Ekonomi dan Pembanguanan Secara Pribadi kita sudah memberikan bantuan tanah timbun sebanyak 50 truk dan memberikan alat berat saya untuk memperbaiki jalan tersebut selama dua hari, karena kita merasa bawah masyarakat petani sudah menjadi bagian dari saya,jadi saya merasa bertanggung jawab untuk memberikan bantuan ini ," Katanya .

Lanjutnya," Sebelum rapat Pengesahan dilaksanakan anggaran APBD tahun 2018 kita sudah mengusulkan 5 Miliyar untuk dua titik ini Jalan Simpang Lima Pipa Air Bersih dan Jalan lanjutan Desa Petani. Namun usulkan kita ini belum ada jawaban,tapi sudah kita sampaikan dan Perlu saya tambahkan tahun 2018 jalan Simpang Lima Pipa Air Bersih yang panjangnya 5 KM, hanya dapat bantuan Pengerasan jalan I KM anggaran  sebesar .Rp. 800 juta rupiah ( BEST )  sistimnya bertahap, muda-mudahan apa yang kita sampaikan yang 5 Miliyar dapat Dikabulkan Pemerintah Kabupaten. tapi biar bagaimanapun tetap akan kita perjuangkan , Sehingga nantinya akses masyarakat dan anak Sekolah bisa lancar itu harapan kita bersama, " Harap Komisi II ini Rianto". 

(DEW)