Legislator Golkar mempertanyakan pernyataan Ketua Fraksi PKB DPRD Inhil, Terkait alokasi anggaran pe

Rabu, 20 September 2017 - 21:48:50 wib
Legislator Golkar mempertanyakan pernyataan Ketua Fraksi PKB DPRD Inhil, Terkait alokasi anggaran pe
Foto : Ketua Pansus RPJMD Kabupaten Indragiri Hilir 2013-2018, M Yusuf Said

TEMBILAHAN, seputarriau.co - Ketua Pansus Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) 2013-2018, M Yusuf Said mempertanyakan pernyataan Ketua Fraksi PKB DPRD Inhil, Edy Gunawan tentang alokasi anggaran penyelamatan kelapa Inhil pada tahun 2018.

Dalam pernyataannya, Edy Gunawan menyebut anggaran tersebut merosot tajam dari Rp 30 miliar turun hingga menyentuh angka Rp 4 miliar.
Yusuf mempertanyakan sumber yang dijadikan Edy landasan dalam pernyataan tersebut sehingga memberikan kesimpulan Pemkab Inhil tak mendukung penyelamatan industri perkebunan kelapa rakyat.

"Kita tentu mempertanyakan. Karena saya sebagai ketua Pansus saja pegang data tidak seperti itu dalam perubahan RPJMD," kata Yusuf, Kamis (21/11/2017)

Apalagi perubahan RPJMD yang dikemas dalam Rancangan Perda (Ranperda) Inhil, kini sudah diketuk dan sah menjadi Perda. Terlebih, dalam pengambilan kesepakatan yang dilakukan dalam sidang Paripurna, kemarin Rabu, 20 September 2017, tak ada satupun fraksi yang melakukan aksi walk out (WO).

"Sepanjang paripurna pengesahan Perda kemarin semuanya secara mufakat dan bulat, mengatakan setuju dengan perubahan RPJMD Inhil," jelas Yusuf menambahkan.

Sebelumnya, Edy mengkritik adanya kebijakan perubahan rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2018 terkait alokasi dana penyelamatan perkebunan kelapa masyarakat berkurang hingga hanya bernilai Rp 4 Miliar.

(ADV. /DPRD INHIL / MN)