Salah Satu Wanita Mantan Anak Jalanan Ingin Berubah Dan Mencari Pekerjaan

Rabu, 24 Mei 2017 - 16:52:53 wib
Salah Satu Wanita Mantan Anak Jalanan Ingin Berubah Dan Mencari Pekerjaan

PERAWANG, seputarriau.co - Salah satu mantan anak jalanan yang dikenal dengan kehidupan bebas, namun tak bertujuan, Ingin berubah dan hidup normal berbaur bermasyarakat dengan bekerja. Hidup dijalanan sebagai anak Punk yang dijalaninya kurang lebih satu tahun, berniat meninggalkan kebiasan buruk itu demi meraih kehidupan yang lebih baik seperti remaja-remaja seusianya saat ini.
 
Adapun asa remaja berinisial D (20) mantan anak jalanan (Punk,red) asal Kecamatan Kisaran Sumatera Utara yang datang kekediaman Ketua Pekerja Sosial Tenaga Kecamatan (PSTK) atau Tenaga Sosial Kecamatan (TSK) yakni Muhammad Bakri, Rabu (24/5/2017) tadi siang, di Jalan Ceras Kampung Perawang Barat Kecamatan Tualang Kabupaten Siak, remaja tersebut ingin mencari sebuah pekerjaan, tetapi masih terkendala dengan dokumen pribadi miliknya, salah satunya identitas diri seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP).
 
"Saya ingin berubah bang, mencari pekerjaan.  Untuk saat ini saya terkendala ongkos untuk pulang ke Kisaran, menjemput dan mengurus KTP saya di Kampung sebagai syarat masuk kerja, maka saya kesini (kekediaman,red) pak M Bakri ini minta tolong," ucap (D), Rabu (24/5/2017) tadi siang, dikediaman Muhammad Bakri.
 
Menurut keterangan yang dirangkum seputarriau.co tadi siang, dikediaman Muhammad Bakri mengatakan, bahwa selama ini team PSTK/TSK sudah sering melakukan pendekatan dengan anak jalanan (Punk,red) tersebut, memang hanya secara persuasif yang dilakukan selama ini.
 
"Mereka datang kesini mencari saya, ya,,,namanya pekerja sosial bang, ya,,,seperti ini. Kita sudah lakukan pendekatan secara persuasif selama ini, dan alhamdulillah ada dari mereka (Punk,red) ingin berubah dan kembali ke kehidupan normal (biasa), seperti kehidupan normal remaja pada umumnya," jelas Muhammad Bakri, Rabu (24/5/2017) tadi siang.
 
Adapun harapan sosok pekerja sosial, perduli antar sesama ini, mengapresiasi niat baik (D)  yang ingin berubah dan mencari pekerjaan. Selanjutnya, Bakri mengatakan selama bekerja sebagai PSTK/TSK masih banyak kendala yang terjadi selama bergeliat menjalani profesi tersebut, salah satunya adalah terkendala pada Dana Operasional. 
 
Meskipun demikian Muhammad Bakri sangat berharap banyak kepada pemerintahan/dinas terkait, terutama pemerintahan Kabupaten Siak agar memperhatikan kegiatan sosial selama ini yang telah terbentuk yakni PSTK/TSK itu sendiri.
(HRS)