How Corporate Social Responsibility and surrounding environment of the PT. HABI

Jumat, 27 Januari 2017 - 19:30:32 wib
How Corporate Social Responsibility and surrounding environment of the PT. HABI
Foto : salah saru Sisi Tembok PT. HABI di Perawang, kurang respon terhadap csr, csr pt habi kurang peduli

PERAWANG, seputarriau.co - Tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility ( CSR ) adalah suatu konsep bahwa organisasi , khususnya ( namun bukan hanya ) . Perusahaan adalah memiliki berbagai bentuk tanggung jawab terhadap pemangku kepentingan, yang diantaranya adalah konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan. Dalam segala aspek operasional perusahaan yang mencakup aspek ekonomi, sosial dan lingkungan.

Dalam aspek tersebut tertuang dalam," Peraturan Daerah Kabupaten Siak Nomor 1 Tahun 2013 Tentang tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan." Banyak pendukung CSR yang memisahkan CSR dari sumbangan sosial dan ” berbuat baik ” ( kedermawaan ) seperti misalnya yang bisa dilakukan Habitat For Humanity ( HFH ) yaitu Habitat Bagi Kemanusian, sudah jelas kalau HABI ini tidak mempunyai Struktur Organisasi Perusahaan yang jelas. Comunity Development ( CD ) tak jelas, kalau pun ada CD mensosialisasikan perusahaannya  kemasyarakat sekitar, salah satunya pemberdayaan bagi kesejahteraan masyarakat sekitaran pabrik khususnya.( 26/17 )

Pelaporan dan pemeriksaan untuk menunjukan bahwa perusahaan adalah warga bisnis yang baik, maka perusahaan dapat membuat pelaporan atas dilaksanakannya beberapa standar CSR termasuk dalam hal :

1. Akuntabilitas atas standar AA 1000 berdasarkan laporan sesuai standar yaitu     laporan yangmengunakan dasar Triple Bottom Line ( 3 BL ).

2. Global Reporting Initiative, yang mungkin merupakan acuan laporan    berkelanjutan yang paling penting banyak digunakan sebagai standar saat ini.

3. Verite, acuan pemantauan

4. Laporan berdasarkan standar akun tabilitas sosial international SA 8000

5. Standar managemen lingkungan berdasarkan ISO 14000

Sangat disayangkan hingga saat ini pihak perusahaan ( HABI ) tidak mendengarkan apa yang menjadi tuntutan masyarakat sekitar. Semakin berkembang Opini buruk yang timbul dimasyarakat yang berada disekitaran perusahaan pengemasan pupuk ini tidak adanya perhatian yang serius dari pihak - pihak terkait.( HRS )