BANGKINANG, seputarriau.co - Kamis 12 Januari 2017 pukul 10.00 wib, di gedung Serbaguna Polres Kampar diadakan pertemuan silaturahmi dan penandatanganan Deklarasi Kesepakatan Pilkada Damai, oleh Forkopimda Kampar bersama KPUD, Panwaslu, Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kampar, Tim Sukses, Tokoh masyarakat, Tokoh Pemuda, Tokoh Adat, Tokoh Agama dan seluruh elemen masyarakat Kab. Kampar.
Kegiatan ini dihadiri Pj. Bupati Kampar Syahrial Abdi Ap, MSi, Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata SiK, Ketua DPRD Kampar Ahmad Fikri Sag, Sekda Kampar Zulfan Hamid, Kasdim 0313 KPR, Wadan Yonif 132 Bimasakti, Ketua KPUD dan Ketua Panwaslu Kampar, semua Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kampar beserta ketua tim suksesnya.
Selain itu tampak hadir Asisten I Pemda Kampar Drs. Ahmad Yuzar, Kepala Kesbangpol Drs. Afrizal Abra, Kasatpol PP Drs. M. Jamil dan beberapa pejabat Pemda Kampar lainnya serta tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan tokoh adat serta perwakilan media pers Daerah Kampar.
Kegiatan yang digagas Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata SiK ini diadakan dalam rangka mewujudkan Pilkada Damai Kab. Kampar tahun 2017.Mengawali kegiatan ini, seluruh hadirin menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan setelah itu dilanjutkan pembacaan Do'a.
Usai pembacaan do'a, Kapolres Kampar memberikan kata sambutan dan menyampaikan beberapa hal, diantaranya, Bahwa pelaksanaan Pilkada merupakan perwujudan dari keberlangsungan Demokrasi, yang selayaknya disambut dengan suasana sukacita oleh seluruh lapisan masyarakat.
Namun mengacu kepada pelaksanaan Pilkada dibeberapa daerah lain, dimana sering terjadi pemaksaan kehendak untuk memilih salahsatu paslon, penghasutan untuk melakukan hal-hal diluar aturan serta tindakan-tindakan lain yang dapat merusak tatanan masyarakat, akibat ego segelintir orang untuk kepentingan sendiri maupun kelompoknya.
Untuk menghindari dan mengantisipasi terjadinya pelanggaran tersebut serta terpeliharanya stabilitas Kamtibmas, maka inilah salahsatu yang melatarbelakangi digelarnya silaturahmi dan Forum Pilkada Damai Kab. Kampar ini.
Selain itu kegiatan ini juga dimaksudkan untuk meredupsi fanatisme tinggi dan berlebihan yang berpotensi menimbulkan konflik antar masyarakat.
Dengan terjalinnya komunikasi yang baik dari para Paslon, Tim Sukses dan penyelenggara Pilkada serta elemen masyarakat ini, diharapkan tidak terjadi hal-hal yang dapat memecah belah persatuan dan kerukunan masyarakat, sehingga suasana kondusif dapat terus terpelihara.
(MN/MCR)