PINANG SEBATANG, seputarriau.co - Warga desa Pertiwi Pinang Sebatang Timur merupakan kampung yang berdiri cukup lama ditepian sungai siak, warga berunjuk rasa kepada pihak - pihak perusahaan terkait yang berdiri sekitaran kampung, warga kampung menuntut pihak perusahaan untuk membenahi jalan milik kampung tersebut akibat rusak parah dan berlubang. Apabila hujan turun jalan kampung terendam banjir akibat kanal kiri kanan jalan tidak pernah digali hingga air meluap ke jalan tersebut. ( 21/12 )
Aksi unjuk rasa itu berlangsung dibulan November 2016 dengan aksi damai menuntut perusahaan agar lebih perhatikan jalan rusak, tuntut warga kampung Pertiwi, Pinang Sebatang Timur memang tidak terlalu lama pihak perusahaan - perusahaan langsung membenahi jalan dengan mengunakan alat berat.
Pihak perusahaan membenahi jalan yang rusak dan berlubang dengan menambah bebatuan cadas dan pendataran badan jalan saja. Tindakkan perusahaan hanya sebatas perbaikkan melainkan bukan membangun jalan kampung dengan aspal atau semenisasi, perbaikkan merupakan bersifat sementara bukan untuk jangka yang panjang.
Saat awak media seputarriau.co mencoba mendatangi pihak pemerintah kampung Pinang Sebatang Timur, Senin, ( 19/12 ) pukul.13.49 wib. Penghulu Kampung pun tidak ada ditempatnya, dikarenakan beliau lagi berada di Siak karena ada urusan. Saat awak media mencoba menghubungi Bapak Amri melalui telepon seluler Amri menuturkan" sampai untuk hari ini omongan lansung belum ada, cuma ada info begitu, saya tanya Kepala Dusun ( Kadus ) sama Rukun Keluarga ( RK ). Ya? silakan saja kalau itu sifatnya baik. Jangan menghambat dan lain - lain, apa Action dari perusahaan kita lihat.'' jelasnya.
Menurut Peraturan Daerah ( Perda ) Kabupaten Siak Nomor 11 tahun 2001 BAB IV Perlindungan, Program Pelatihan dan Pengembangan Masyarakat Pasal 5 poin 2 menjelaskan" Bagi perusahaan besar dan menengah yang bersifat khusus dan tertentu wajib membuat rencana program terbagi menjadi dua ( 2 ) ;
a. penempatan tenaga kerja lokal
b. pengembangan masyarakat
( Community Development )
disekitar perusahaan."
Penghulu Kampung Pinang Sebatang Timur Bapak Amri juga menjelaskan" cuma aspal untuk jalan Lakmana sudah diajukkan mungkin kalau ada anggaran nanti paling lambat ditahun 2017 sudah diaspal. Kalau jalan kita, jalan perusahaan sudah punya mungkin ya? belum ada kordinasi sama saya, tapi kemarin kawan - kawan ada stop saya bilang! tidak bisa itu saya bilang, wajar - wajar saja kalau kita adakan itu, cuma ya? itu belum ada realisasi dari perusahaan.
"Kita lihat nanti realisasi perusahaan sampai dimana, kalau ada realisasi, kalau jalan kampung untuk di aspalnya kapasitasnya perusahaan tidak mampu. Tapi cobalah kita adakan kordinasi kembali, kalau perusahaan disitu ada PT Multimas sama Pengalangan kapal ( Widodo ) itu yang perlu dikordinasikan. Cuma pabrik pupuk Multimas punya jalan sendiri jalan kampung cuma berapa meter saja." terangnya.
"Coba nanti kita konfirmasi kembali, kalau bisa ya di adakan pertemuan dengan Pemerintahan sekalian, biar nanti kita ambil intinya nanti." tambahnya.