Lagi lagi Insiden Kerja di WK PHR, Kali Ini Menimpa Flurman IDB Tewas Di Lokasi Sumur Seruni 22

Selasa, 23 Desember 2025 - 13:20:00 wib
Lagi lagi Insiden Kerja di WK PHR, Kali Ini Menimpa Flurman IDB Tewas Di Lokasi Sumur Seruni 22

DURI, seputarriau.co - Lagi lagi kecelakaan kerja terjadi di Lokasi Sumur Seruni- 22 PT Indrilco Bakti (IDB) 07  kejadian tersebut menimpa salah satu pekerja yaitu seorang Floorman terkena lubricator yang jatuh saat aktivitas laydown Swab Tool.

Kejadian naas tersebut terjadi pada Selasa,(23/12/2025) sekira pukul 01.20 WIB. Korban diketahui inisial M (44 tahun). Dimana pada saat rangkaian swab tool diangkat, lubricator diduga tersangkut di bagian dari menara rig. Pada saat IP (Floorman) sedang mengatur posisi sinker bar di working platform, tiba-tiba lubricator yang tersangkut jatuh dan menimpa IP.

Akibat insiden tersebut pada pukul 02.00 ambulance tiba di lokasi dan membawa korban ke RS PHR Duri untuk mendapatkan penanganan medis namun, nyawa korban sudah tidak dapat tertolong lagi.

Saat di konfirmasi oleh awak media ke pihak  PT Hulu Rokan (PHR), membenarkan kejadian tersebut, Vitoria Senior Office Media Relation PHR menyampaikan bahwa kejadian tersebut benar terjadi di wilayah kerja PHR.

Elviyanti Lovroida sebagai Corporate Secretary PT Pertamina Hulu Rokan dalam keterangan menyampaikan bahwa PHR mengonfirmasi insiden yang menyebabkan satu orang pegawai PT Indrillco Bakti (IDB-07), selaku mitra kerja PHR, meninggal dunia.

“PT Pertamina Hulu Rokan menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya pegawai mitra kerja di lokasi Sumur Seruni-22, Pematang Ibul, Kecamatan Bangko Pusako,” ujar Eviyanti.

Ia menambahkan, penyebab pasti insiden tersebut masih dalam proses penyelidikan. PHR akan melakukan investigasi secara intensif untuk mengungkap kronologi dan faktor penyebab kejadian.

Sebagai langkah pengamanan, seluruh aktivitas PT IDB di lokasi kejadian telah dihentikan sementara guna memastikan keselamatan dan keamanan kerja di lapangan.

“PHR senantiasa mengupayakan keselamatan kerja sebagai prioritas utama dalam setiap operasi di wilayah kerja Rokan,” jelasnya.

Dewi/rls