PEKANBARU, seputarriau.co — Universitas Riau (UNRI) melalui Pusat Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) menyelenggarakan Workshop Kurikulum dengan tema “Penanaman Nilai-nilai Anti Kekerasan untuk Menunjang Pengembangan Kurikulum Mata Kuliah Universitas (MKU) di Lingkungan Universitas Riau”.
Ketua pelaksana sekaligus Koordinator Pusat MKWK, Dr Anuar Rasyid, MSi, menyampaikan bahwa workshop ini bertujuan menanamkan nilai-nilai anti kekerasan ke dalam materi kuliah. Hal ini sejalan dengan Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024 tentang pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan perguruan tinggi.
“Tujuan dari pelaksanaan workshop ini adalah bagaimana memasukkan nilai-nilai anti kekerasan dalam materi kuliah, sebagai salah satu langkah pencegahan kekerasan di lingkungan perguruan tinggi,” ujarnya, Rabu (27/8/2025)
Sekretaris LPMPP, Prof Rahman Karnila, MSi, mewakili Ketua LPMPP berharap kegiatan ini dapat menjadi masukan bagi dosen dalam mengimplementasikan nilai-nilai anti kekerasan ke dalam Rencana Program (RP) dan Rencana Pembelajaran Semester (RPS).
“Semoga materi yang disampaikan dalam workshop ini bisa menjadi acuan bagaimana mengimplementasikan nilai-nilai anti kekerasan dalam RP dan RPS kita, sesuai dengan profil lulusan Unri,” ucapnya.
Lebih lanjut, Prof Rahman menjelaskan bahwa Kurikulum UNRI berbasis Outcome Based Education (OBE) yang sejalan dengan paradigma Kampus Berdampak. Di dalamnya, sudah termuat prinsip-prinsip budaya Melayu yang mengandung nilai anti kekerasan serta mitigasi bencana. Hal ini, menurutnya, juga relevan dengan tema workshop.
Workshop menghadirkan dua narasumber. Pemateri pertama, Prof Dr. Ismi Dwi Astuti Nurhaeni, MSi., Ketua Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK) Universitas Sebelas Maret (UNS), membahas tentang Penanaman Nilai-Nilai Anti Kekerasan dalam Mata Kuliah Universitas.
Pemateri kedua, Dr Separen, MH, Ketua Satgas PPK Perguruan Tinggi Universitas Riau, menyampaikan materi terkait Pencegahan dan Penanganan Tindakan Kekerasan di Lingkungan Universitas Riau.