DUMAI, seputarriau.co - Pelabuhan Navigasi I Dumai yang terletak di RT 03 Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai, Minggu (10/4) sekira pukul 09.00 WIB memakan korban. Pasalnya, Sifa (9tahun) murid SDN 04 Mundam anak dari pasangan Herman dan Misyah tenggelam dilaut dan meninggal dunia saat asyik berenang dengan bertiga bersama adiknya. Kemudian adiknya, Rafa berusia 5 tahun pulang mengatakan kepada orang tuanya kalau kakaknya tenggelam.
Ketiga kakak beradik itu sebelumnya tidak pernah main kelaut untuk bermandi, namun kemarin bermain dan berenang dilaut kawasan Pelabuhan Navigasi yang tengah dikerjakan oleh PT Alam Baru Jaya tak satupun yang menyelamatkan dirinya. Padahal disana beberapa pekerja kontrak bangunan.
Paman korban, Jaka yang mengetahui saat Rafa (5) pulang tak jauh dari rumah melaporkan kepada orang tuanya kakaknya sedang tengelam. Sontak mendengar kejadian itu paman koban bersama ketiga keluarganya langsung turun kelaut dan melakukan pencarian disekitar lokasi tersebut. Tidak lama kemudian, korban ditemukan tenggelam dikedalaman setengah meter dengan kondisi telungkup pukul 10.00WIB.
Sifa ,sempat dilarikan kesalah satu bidan setempat dari keterangan bidan menjelaskan bahwa nyawa gadis mungil itu sudah tidak dapat diselamatkan. “Saya kesal disana (pelabuhan navigasi) banyak pekerja dan mereka mengatakan tidak melihat Sifa tenggelam, tapi mereka tahu dimana posisi anak-anak itu berenang,” kesalnya.
“Memang ini kelalaian dan musibah, namun sangat kita sesalkan disana ada penjaga dan banyak pekerja di Pelabuhan Navigasi yang tengah dibangun tidak mengetahui anak-anak bermain dan berenang lalu tidak dihiraukan, itukan areal pelabuhan navigasi yang sedang dibangun perusahaan, seharusnya benar-benar diawasi safetynya” jelasnya lagi.
Kini keluarga Sifa masih dalam suasana duka atas kehilangan putri sulungnya, luka mendalam juga dirasakan keluarga besarnya tampak dihalaman rumah. Kapolsek Mendang Kampai AKP Aman Pardosi saat dikonfirmasi Dumai Pos, sore mengakui tidak mengetahui dan belum mendapat laporan tenggelamnya anak SD di Pelabuhan Navigasi I tempat wilayah hukumnya. “Saya belum tau, nanti saya minta anggota cek kelapangan.” ujarnya.
(ATP/dp)