Tapung hulu, seputarriau.co - Terkait kejadian Pengerusakan dan Penganiayaan yang dilakukan oleh Kelompok Massa Syafrudin Simbolon dan Kawan Kawan kepada pekerja kebun milik Manupak Saing di Desa Sekijang Kecamatan Tapung hilir, yang terjadi pada hari Jum'at tanggal 03 Agustus 2021 yang lalu, yang mengakibatkan 4 orang pekerja terluka dan 1 unit mobil milik Manupak Saing terbakar beberapa hari yang lalu dan berdasarkan laporan pekerja yang berhasil menyelamatkan diri mengatakan bahwa kelompok yang menyerang mengatasnamakan PROJAMIN pendukung Jokowi.
Ketua DPD Profesional Jaringan Mitra Pemerintah (PROJAMIN) Kabupaten Kampar, Nurhayati Syahrini Tarigan atau dikenal dengan Sebutan Bunda Rani membantah keras pengakuan kelompok tersebut yang mengaku-ngaku bagian dari PROJAMIN.
Hal ini disampaikan ketua DPD PROJAMIN Kampar saat dihubungi awak media Online terkait adanya pengakuan kelompok Syafrudin Simbolon saat melakukan pengerusakan dan penganiayaan kepada pekerja kebun milik Manupak Saing, Sabtu lalu (03/09/2021)
Nurhayati Syahrini Tarigan memaparkan, " Bahwa kelompok yang menyerang pekerja kebun milik Manupak Saing tidak ada kaitannya dengan PROJAMIN Kampar dan saya selaku ketua PROJAMIN Kampar sangat mengutuk keras Pengerusakan dan Penganiayaan yang dilakukan oleh mereka dan berharap pihak Kepolisian khususnya Polres Kampar dapat menindak tegas pelaku tersebut dan memproses sesuai dengan hukum yang berlaku", Tegasnya.
Terkait Nama Nurhayati Syahrini Tarigan serta Nama Organisasi PROJAMIN Kampar yang dituduh dalang Otak Penyerangan dan Penganiayaan Pekerja Kebun, Nurhayati Mengecam dan Menyampaikan ini adalah Fitnah, " Saya Selalu Ketua PROJAMIN DPD Kampar mengecam Orang -Orang Yang Memfitnah dan Mengkaitkan Kejadian Itu dengan nama saya dan ini juga Pencemaran Nama Baik", ujar Nurhayati Syahrini Tarigan.
(MN)