DUMAI, seputarriau.co - Menurut data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Pagi ini titik panas (hotspot) yang tertangkap oleh citra satelit Terra dan Aqua, Minggu (28/02/2016), terpantau sedikitnya 28 hotspot yang ada di wilayah Provinsi Riau.
"Dari 28 titik panas, titik api (firespot) dengan level kepercayaan (confidence di atas 70 persen), ada 25 titik api di Riau, diantaranya Kabupaten Bengkalis 19 titik, Pelalawan 5 titik, Siak 3 titik dan Inhil hanya 1 titik," ujar Kepala BMKG stasiun Pekanbaru-Riau, Sugarin.
Angin yang berhembus secara umum, dari arah Utara hingga Timur Laut dengan kecepatan 5 knots hingga 15 knonts (9 km/jam hingga 27 km/jam). Dengan kecepatan angin seperti ini bisa mengakibatkan semakin meluasnya kebakaran lahan dan hutan jika tidak ditanggulangi dengan cepat, akan mengakibatkan kabut asap kembali.
"Di daerah lain, 40 hotspot juga terdeteksi di Aceh dengan jumlah hotspot 7, Sumatera Utara 17 hotspot, Sumatera Barat 6 hotspot, Bengkulu 9 hotspot, dan Kepulauan Riau 1 hotspot," terang Sugarin.
Untuk keadaan cuaca di wilayah Riau cerah hingga berawa. Memiliki potensi hujan dengan intensitas ringan tidak merata yang bisa disertai dengan petir yang terjadi diwilayah Riau bagian Barat dan Tengah pada siang atau sore dan malam hari.
"Kita mengkhawatirkan jika terus meningkatnya titik api di Riau, menimbulkan asap, yang mengakibatkan terganggunya kesehatan," ungkap Sugarin.
(IS)