Ketua RT/RW Se-Pekanbaru Gelar Aksi Damai, Berikut Tuntutannya !

Senin, 14 Desember 2020 - 11:55:00 wib
Ketua RT/RW Se-Pekanbaru Gelar Aksi Damai, Berikut Tuntutannya !
Foto : Ketua RT dan RW Se Pekanbaru Gelar Aksi Damai dan Sampaikan Tuntutan Kepada BPKAD Kota Pekanbaru


PEKANBARU, seputarriau.co  - Ratusan Massa Aksi  dari  Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW)  se- Kota Pekanbaru yang tergabung dalam Forum Komunikasi RT-RW (FK RTRW) Kota Pekanbaru melakukan unjuk rasa ke BPKAD Kota Pekanbaru, Senin  (14/12). Aksi Damai ini mempertanyakan kejelasan pembayaran insentif RT/RW sebanyak 6 Bulan di APBD Murni 2020 ditambahkan 4 Bulan APBD Perubahan tidak kunjung dibayarkan.


Selain itu Aksi Damai FK RTRW juga mendesak  Pemko segera Memperdakan Anggaran Honor RT RW 2021 dengan Nama Honorium, Bukan Insentif dan Dibayarkan  selama 12 Bulan, Kemudian Meminta Pemko dan DPRD Kota Untuk Mencabut Perda No 5 Tahun 2016 Tentang PMBRW, Karena Hanya Menghabiskan Anggaran Keuangan Pemko dan Menjadi Ladang Korupsi bagi Oknum Pejabat Pemko.


Penanggung Jawab Aksi Forum Komunikasi RT-RW Pekanbaru, Edrianto Syanur menyampaikan ada Delapan tuntutan yang ingin disampaikan massa aksi terkait masalah pembayaran uang insentif yang tak kunjung dibayarkan oleh Pemkot Pekanbaru. Massa juga meminta wakil rakyat Pekanbaru ikut memperjuangkan hak mereka karena tugas menjadi seorang Ketua RT atau RW tidak mudah, " Kami meminta walikota Pekanbaru segera membayar uang insentif yang nunggak 6 bulan, dan juga minta dibayarkan 4  bulan di APBD Perubahan 2020. Tidak ada istilah tunda bayar, kami ini bukan kontraktor yang bisa ditunda Pembayarannya," ujar Endrianto saat berorasi di gedung BPKAD Pekanbaru.

20201214-093820-compress87

Ia juga mengatakan RT/RW adalah ujung tombak pelayanan masyarakat bukan Ujung Tembak bagi Pemko, sehingga keringat Kinerja  RT dan RW segera Dibayarkan, "Jika tuntutan yang telah kami sampaikan dalam aksi Damai ini tidak segera dilanjutkan, kami akan datang kembali dengan jumlah yang lebih besar karena di Pekanbaru terdapat 3.884 RT dan RW, bahkan warga Pekanbaru kami akan ajak  turun dalam Aksi Susulan berikutnya", Tungkasnya.

Hal senada disampaikan Koordinator Aksi, Yanurisman, " Aksi damai ke BPKAD Kota ini  sudah kita sudah bicarakan juga kepada  pimpinan dewan di DPRD kota dan Komisi I serta memanggil kami dan tuntutan sudah di serahkan. DPRD Kota Pekanbaru telah memanggil perwakilan Pemko dan perwakilan dari RT- RW duduk bersama tentang honorarium RT RW tahun 2020. Kita mendapatkan informasi Perwakonya  ternyata perwako honor bukan insentif, selama ini Kami menganggap  tidak bisa, rupanya ada surat yang mengatakan itu perwako honor dan ada di sekretariat Dewan", ucapnya.


Terkait Tuntutan lain  BLT  dan PMBRW yang disampaikan dalam aksi, Yanurisman juga angkat Bicara, " saya selaku ketua forum  RT RW Kecamatan Pekanbaru Kota juga ketua forum RT RW Tanah Datar ,Warga Saya tidak menerima lagi masalah BLT ini, selain itu Ada banyak kendala tidak Tepat sasaran Bantuan BLT tersebut, kita minta juga pemko  bisa menjelaskan kepada RT dan RW Se Pekanbaru dan Transparan aliran Dana bantuan tersebut", ucapnya.

Ditambahkannya, "  Untuk PMBRW yang ditunjuk beberapa orang sebagai pendamping,  saya memandang manfaat dan pengaruhnya kurang  terasa bagi masyarakat, ini sebagai contoh diadakannya pelatihan menjahit 3 hari yang seharusnya kursus jahit 3 bulan, Manalah warga Bisa menyerap Ilmu Menjahit singkat selama 3 Hari dan Pelaksanaan  Kegiatan serta   dikucurkan anggaran tersebut pejabat pemko yang dilibatkan, Sementara Pengurus RT dan RW tidak dilibatkan disana,  jadi dana PMBRW yang dinilai Besar anggarannya menjadi lahan Subur korupsi Bagi Oknum pejabat", Katanya.

Ditempat yang sama Ketua FK RT RW Kelurahan Binawidya Kecanatan Tampan, Syefrizal Azis Mendukung Aksi Damai Hari ini, "Aksi damai Hari ini Alhamdulilah berjalan dengan Lancar dan mengikuti Standar Protap Covid-19  dan Intinya kita mendukung tuntutan Hari ini, 8 poin yang disampaikan dalam aksi hari ini, Kita  Berharap segera Ditanggapi Oleh Pemko Kota Pekanbaru, setelah  Aksi Damai yang di lakukan  RT dan RW Se Pekanbaru ini  menjadi Perhatian Prioritas Pemko dan DPRD Kota Pekanbaru, Demi Kelancaran Pelayanan  Teman-Teman RT dan RW kepada Masyarakatnya", ucapnya.


(MN)