PEKANBARU, seputarriau.co - Pengembangan Modal Usaha Mikro Kecil kota Pekanbaru saat ini merosot karena dampak managemen dan sistem pengolahan yang diberikan pemerintah kota pekanbaru terhadap masyarakat pekanbaru (mitra Usaha), hal ini disampaikan oleh Wali Kota Pekanbaru, Firdaus, "Selama ini pengalaman menyatakan modal bantuan yang diberikan akan habis dan usaha tidak berkembang," ucap Walikota Pekanbaru, Firdaus, Senin (15/2).
Bisa jadi para penerima bantuan tidak bisa mengelola uang bantuan yang diberikan oleh Baznas dalam program UMKM Pekanbaru. Ini diakibatkan UMKM belum mengerti dan faham managemen keuangan yang baik.
beliau menyarankan agar ada pihak-pihak terkait yang dapat mendukung program UMKM yang baik kedepan, seperti Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pekanbaru dalam menyalurkan bantuan modal kepada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), menggandeng sarjana pendamping.Tujuannya agar bantuan yang diberikan kepada UMKM bisa berkembang dan bangkit sebagai usaha yang mandiri dan besar, maka dari itu saran Firdaus, UMKM yang diberikan bantuan harus dilengkapi oleh sarjana pendamping.
"Harus ada yang menjembatani antara Baznas dan UMKM yakni sarjana pendamping. Sehingga bantuan yang diberikan betul-betul matang, dengan demikian tak ada lagi kegagalan" tutup beliau.
(MN)