212 Mahasiwa FKp-UNRI Diwisuda

Era Digital Industi Revolusi 4.0 Wisudawan Keperawatan Diharapkan Mandiri


PEKANBARU, seputarriau.co  -  Kembali  Fakultas Keperawatan Universitas Riau (FKp-UNRI) Melepas 212 Wisudawan Sarjana Keperawatan dan Profesi Ners, Rangkaian Kegiatan Angkat Sumpah Ners XXIV dan Pelepasan Wisudawan Sarjana Keperawatan XXVI terlaksana dengan hikmat, Kamis (10/10/2019) di Susiana Tabrani Convention Hall, Jalan Bhakti Pekanbaru.

Angkat Sumpah Ners dan Pelepasan Sarjana Keperawatan ini merupakan kegiatan Rutinitas Tahunan yang dilakukan oleh Fakultas Keperawatan UNRI.

Turut Hadir dalam acara, Kepala Dinas kesehatan Provinsi Riau, diwakili oleh  drg. Steve Jecky selaku Kepala Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Direktur Utama RSJ Tampan Provinsi Riau, dr Haznelli Juita MM, Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi Riau, Elia Tarigan, SKM, Ketua Program Studi Ners, Ns. Darwin Karim, S.Kep., M.Biomed, Dosen- Dosen Keperawatan UNRI dan Para Orang Tua Wali Para Wisudawan/ Wisudawati.


Dekan Fakultas Keperawatan Universitas Riau, Prof. Dr. Ir. Usman M. Tang, MS Melalui Pembantu Dekan I, Wan Nishfa Dewi, S.Kp., M.Ng, PhD dalam Kegiatan Pengambilan Sumpah Ners dan Pelepasan Sarjana Keperawatan FKp UNRI menyebutkan Jumlah Wisudawan/ Wisudawati angkatan ini, ada sebanyak 98 orang yang diambil sumpah Ners dan 114  sarjana Keperawatan telah  diwisuda, Pengambilan Sumpah Ners dilakukan oleh Ketua PPNI Provinsi Riau, Elia Tarigan, SKM.

“ Rasa Syukur kepada ALLAH SWT Bagi wisudawan-wisudawati yang diangkat sumpah ners dan Para Sarjana Keperawatan yang baru diwisuda,  semoga mampu bisa mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama kuliah, serta menjadi seorang perawat profesional dan benar-benar mengabdi kepada masyarakat. Sementara bagi yang dilepaskan sarjananya, agar bisa menjalankan Profesi Ners dengan baik,” Ujar Wan Nishfa Dewi.

 

Lebih lanjut, Wan Nishfa Dewi menjelaskan saat ini berbagai instansi dan rumah sakit telah banyak mencari lulusan Keperawatan dan Profesi Ners UNRI, Namun tidak tutup Kemungkinan Para Wisudawan bisa mengembangkan di bidang usaha entrepreneurship, Karena saat ini hidup di era Digital Revolusi Industri 4.0 dengan background bekerja sebagai perawat membuka Usaha Mandiri, karena Wisudawan semasa Kuliah  dibekali Mata Kewirausahaan bisnis dalam kurikulum, bakat dibidang digital yang Bersinergi dengan Teknik Informatika, sehingga bisa di kembangkan menjadi aplikasi, sebagai contoh Pencegahan sakit dan Pemeriksaan Kesehatan, Ncare yang mana dalam pembuatan Aplikasi di dampingi langsung oleh dosen Keperawatan UNRI.

Wan Nishfa Dewi Juga memaparkan kepada Orang Tua Wisudawan/ Wisudawati serta Para Undangan  Bahawa Tingkat minat masyarakat  untuk masuk kedalam Jurusan keperawatan UNRI Tinggi, " Tingginya Minat Siswa Yang masuk Kedalam Jurusan Keperawatan dengan ratio seleksi masuk Penerimaan Mahasiswa 1: 27 Orang, sehingga kita berada di level 4 terbaik Se-Indonesia " , Ucap Wan Nishfa Dewi, Level 4 Terbaik se-Indonesia berdasarkan versi Top nursing school 2018 denga word ranking:  2579.
   

"Meskipun Fakultas ini Paling Bungsu di Universitas Riau, namun kita tetap bekerja secara profesional dan saat ini kita sudah mendapatkan Akreditasi A Pertama Se-Sumatera  di Tahun 2015 lalu " , Tambahnya.


Ditanya tentang  Sumpah Ners dan Kualitas  Wisudawan Keperawatan UNRI ini, Wan Nishfa Dewi Jelaskan,"  “Pengambilan sumpah merupakan bentuk tanggung jawab profesi perawat kepada para lulusan agar ketika dihadapkan langsung ke masyarakat, para lulusan dapat menjadi perawat yang bertanggung jawab. Hal inilah yang membuat berbagai instansi dan rumah sakit di Pekanbaru sudah banyak yang mencari lulusan dari Keperawatan Unri, ditambah lagi dua Prodi di FKp ini sudah berakreditasi A,” Ungkap Wan Nishfa Dewi 


Diakhir acara Panitia Mengumumkan Pumuncak Wisudawan Sarjana Keperawatan dan Profesi Ners UNRI, Profesi Ners Jatuh kepada Anisa Yulvi Azni dengan Nilai IPK 3, 87, Sementara Pemuncak Jurusan Keperawatan Jatuh Kepada Indri Setiawati dengan Nilai IPK 3, 76.

(MN)