Kampus

Serahkan Bibit Pohon dan Toga, Mahasiswa Kukerta UNRI Taja Kegiatan Desaku Hijau

Kampar, seputarriau.co – Tim pengabdian universitas Riau yang tergabung dalam kelompok Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) yang ditempatkan di Desa Pangkalan Serik, Kecamatan Siak Hulu, Kampar mengadakan kegiatan Desaku Hijau.


Kegiatan Desaku Hjau merupakan sebutan untuk beberapa rangkain kegiatan penghijauan yang dilaksanakan oleh tim pengabdian. Beberapa kegiatan yang dirangkum dalam Desaku Hijau adalah penanaman dan pembagian bibit pohon secara gratis kepada masyarakat Desa Pangkalan Serik.

Dan juga pembuatan taman TOGA (Tanaman Obat Keluarga) Desa Pangkalan Serik. Kegiatan penanaman pohon secara simbolis dilaksanakan di SDN 010 Pangkalan Serik bersama Kepala Sekolah, majelis guru dan juga para staf pada Rabu (24/7/2019) lalu. Setelah penanaman bibit, juga dilaksanakan pembagian bibit gratis kepada masyarakat Desa Pangkalan Serik. Pada kesempatan ini bibit pohon yang dibagikan ada 4 5 jenis, yaitu pohon Matoa, Durian, Nangka, Trembesi dan Mahoni. 


“Dalam sambutannya, Bapak Kepala Sekolah SDN 010 Pangkalan Serik mengucapkan terimakasih kepada tim pengabdian yang udah berkenan mengadakan kegiatannya di sekolah ini. Kegiatan penanaman dan pembagian bibit pohon ini tentunya akan bermanfaat bagi siswa-siswi dan tentunya masyarakat desa Pangkalan Serik karena selain mempertahankan penghijauan desa juga buahnya bisa dikonsumsi," ucapnya.


Kegiatan Desaku Hijau selanjutnya adalah pembuatan Taman TOGA (Tanaman Obat Keluarga) di dekat kantor Desa Pangkalan Serik. Pembuatan taman TOGA ini sekaligus mendukung Gerakan Masyarakat (GERMAS) yang sedang masyarakat desa Pangkalan Serik ikuti. Adapun beberapa tanaman obat yang ditanam adalah jahe, kunyit, kenikir, ciplukan, daun bidara, daun kelor, mahkota dewa, lidah buaya, pegagan, dan masih banyak lagi.

 
Mahasiswa berharap bibit pohon yang telah dibagikan dan taman TOGA yan telah dibuat dapat menjadi penyeimbang oksigen di desa ini serta memberikan kebermanfaatan bagi masyarakatnya. 

Tentunya kegiatan Desaku Hijau ini akan memiliki kebermanfaatan yang luas jika masyarakatnya juga terlibat. Harapannya masyaraka juga ikut merawat pohon dan taman TOGA yang telah dibuat agar bisa dirasakan sampai anak cucu nanti.

(MN)