JAKARTA, seputarriau.co - Twitter di bawah komando CEO Jack Dorsey mau bikin gebrakan. Jejaring sosial yang awalnya cuma dikenal dengan 140 karakter ini sebentar lagi akan mengalami perubahan signifikan dalam hal limitasi cuitan.
Seperti kutip dari detik.com, Rabu (6/1/2016), Twitter rencananya akan memperpanjang batas karakternya menjadi hingga 10 ribu karakter. Fitur ini kabarnya telah digodok sejak September tahun lalu.
Peningkatan ini lebih dari 70 kali lipatnya dari batasan karakter semula yang hanya 140 karakter. Fitur ini masih dalam tahap pengembangan dan konon akan dirilis pada bulan Maret mendatang.
Penambahan fitur ini bukanlah hal yang baru. Pada bulan Agustus lalu, Twitter juga meluncurkan fitur seperti ini untuk layanan Direct Message. Fitur ini mengizinkan pengguna mengirimkan pesan langsung hingga lebih dari 10 ribu karakter.
Saat dikonfirmasi, juru bicara Twitter masih menolak untuk buka-bukaan tentang rencananya itu. Namun sumber internal perusahaan itu, telah memberikan konfirmasi tentang adanya fitur baru yang mereka sebut "Beyond 140".
Sebenarnya telah ada layanan yang mampu mempersingkat cuitan pengguna di Twitter. Layanan ini berupa mempersingkat tweet melalui link yang dapat menampilkan pesan secara lengkap. Namun, layanan ini merupakan layanan pihak ketiga.
Dengan adanya peningkatan jumlah batasan karakter pada Twitter, diharapkan dapat memberikan kebebasan saat menulis post. Selain itu, pengguna juga nantinya dapat menuliskan beberapa paragraf atau bahkan keseluruhan artikel yang ingin dipublikasikan. Perubahan ini juga diprediksi dapat mengubah cara penerbit dan pengiklan dalam berkomunikasi.
Perubahan ini telah dilakukan sejak Jack Dorsey, salah satu pendiri Twitter, kembali terpilih untuk menjadi CEO di perusahaan ini pada Juni 2015 lalu. Usaha ini dilakukan untuk meningkatkan konsumen yang cenderung stagnan dan menjadikan servis yang lebih fokus.
(IS)