Riau

10 Tahun Tidak Difungsikan, Pasar Pemda Rohul Dijadikan Tempat Para Penjajah Cinta

ROHUL, seputarriau.co - Pasar Pemerintah Daerah (Pemda) yag dibangun pada tahun 2006 lalu di RT 04 Rw 03, Desa Ujungbatu Timur, Kecamatan Ujungbatu, Kabupaten Rokan hulu (Rohul) sampai saat ini tidak pernah difungsikan. Bangunan los pasar yang dibangun Pemda Rohul, kini menjadi tempat bergelutnya para penjajah cinta, atau menjadi tempat mesum.
 
Luas tanah pasar yang di hibahkan warga Desa Ujungbatu Timur untuk dijadikan pasar milik Pemda Rohul seluas 2 hektare. Dana yang dipergunakan untuk membangun los pasar jenis rumah panggung sebanyak lima unit, dan bangunan permanen sebanyak 2 unit menelan biaya sekitar Rp 1 milyar.
 
Demikian disampaikan Kepala Desa Ujungbatu Timur Zainal Abidin di ruang kerjanya Rabu (30/12/2015).
   
Dilanjut Zainal, Kami sudah pernah mengajukan ke Pemda Rohul, agar pasar tersebut dikelola oleh Desa, namun sampai saat sekarang ini, tidak ada titik terangnya, atau kepastian dari Dinas Pasar Kabupaten Rokan Hulu.
 
Sementara warga yang sudah menghibahkan tanahnya untuk dijadikan pasar, sudah mulai diangsur-angsur menanam tanaman Kelapa sawit. Sepuluh Tahun lamanya los pasar dibangun tidak difungsikan. Tiang los rumah panggung sudah mulai dimakan rayap, atau mulai teropos karena tidak adanya perawatan, sebut Zainal.
   
Diterangkan Zainal, Kalau Pemda Rohul menyerahkan pasar tersebut dikelola oleh Desa, akan kita fungsikan dengan baik, dan ditentukan harinya. Pasar untuk pusat perbelanjaan hari apa, terang Kades.
   
Di tempat terpisah, salah seorang warga Desa Ujungbatu Timur, yang berdekatan rumahnya dengan lokasi Pasar, Ujang mengatakan Kami warga Desa sangat kecewa melihat kondisi lokasi pasar seperti saat sekarang ini. Bangunan yang sudah dibangun terbuang seperti itu, hanya membuang-buang uang negara saja. 
 
Dibangun rumah panggung atau los pasar dengan baik kemudian di tinggalkan, berarti hanya untuk tempat mesum saja," sebutnya kesal.
 
 
(IS)