Riau

Disparekraf Serius Untuk Menggarap Potensi Wisata Di Riau

PEKANBARU, seputarriau.co - Banyaknya tempat wisata yang berpotensi sebagai tempat wisata di provinsi Riau, sangat disayangkan jika warga masih belum bisa menikmati dan bahkan memilih untuk pergi berwisata keluar daeraha Riau. Hal ini terjadi karena belum adanya perhatian serius dari pemerintah sendiri terhadap potensi wisata yang tersedia di Riau. Beberapa Kabupaten/Kota di Riau memang belum digarap dengan baik dan masih sulit untuk dijangkau oleh masyarakat. Padahal objek wisata yang ada di Riau tidak kalah indah dan menariknya dengan wisata daerah lain.
 
Jika dikelola dengan baik, objek wisata yang ada di Riau bisa menjadi tujuan para pelancong baik dari masyarakat Riau sendiri bahkan dari luar negeri. Dengan banyaknya wisatawan yang datang, sudah pasti akan memberikan efek positif seperti mengangkat kerajinan maupun kuliner khas masyarakat setempat.
 
Berdasarkan hal tersebut, pada tahun 2016 mendatang Pemerintah Provinsi Riau dalam hal ini adalah Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) berencana menumbuhkan kembali dunia pariwisata baik objek, kuliner, sejarah, budayam maupun religi.
 
Salah satu program yang akan segera diluncurkan adalah berupa paket wisata petualang (Adventure) yang dinilai paling mendesak.
 
Kepala Dinas Pariwisata (Kadisparekraf) Riau Fahmizal Usman mengutarakan, bahwa paket wisata petualang tersebut sangat cocok dengan berbagai objek wisata yang ada. Bahkan dirinya menyebutkan ada sekitar 20 objek wisata seperti air terjun di Riau yang dinilai memiliki situs untuk wisata adventure.
 
"Kita mengakui selama ini objek wisata yang ada di provinsi riau belum digarap secara serius. Biarpun kita dianggap terlambat namun bagi saya tetap akan kita mulai dari pada tidak sama sekali, insya allah tahun depan, potensi wisata alam air terjun akan didukung dengan beberapa fasilitas agar wisatawan bisa dengan mudah menikmati keindahan alam serta berpetualang dengan nyaman," jelasnya, Rabu (30/12/2015).
 
Fahmizal juga mengakui, rencana tersebut tidak serta merta bisa dikerjakan dengan singkat dan dilakukan sendiri oleh Disparekraf, maka dari itu pihaknya akan bekerja sama dengan instansi terkait seprti Dinas Kehutanan, Dinas PU, dan beberapa asosiasi tur, dan agen perjalanan, komunitas, dan tentunya untuk promosi pihaknya menggandeng media massa untuk publikasi patner.
 
"Kalau kita kerjakan dengan sendiri, pasti akan repot, karena objek wisata tersebut sebagian berada dikawasan hutan dan sebagian lagi ada dikawasan perkebunan pribadi dan lahan milik perusahaan swasta. Jadi nantinya semua akan bekerjasama," pungkasnya.
 
Beberapa objek wisata yang menjadi target sebagai tujuan paket wisata adventure seperti di Taman Nasional Bukit Tiga Puluh (TNBT) Indragiri Hulu, adventure sepanjang jalan menuju ke Pantai Rupat di Bengkalis, lokasi Taman Nasional Teso Nilo (TNTN) di Kabupaten Pelalawan, kawasan danau Zamrud, Bukit Tiga Puluh serta berbagai daerah lain yakni diseluruh Kabupaten/Kota yang ada di Riau.
 
Untuk mematangkan rencana tersebut, pihak Disaparekraf Riau akan segera melakukan survai langsung kesejumlah tempat yang terdapat obejek-obejek wisata alam.
 
"Pada intinya kita akan garap secara serius sejumlah lokasi yang berpotensi sebagai objek pariwisata, karena menurut hitung-hitungan kasar dari berbagai asosiasi seperti asosiasi tour dan agen perjalanan (ASITA), asosiasi perhotelan (PHRI), dan asosiasi pengelola maskapai penerbangan (AOC) jumlah wisatawan yang datang ke Riau masih sedikit," pungkasnya.
 
 
 
(IS)