PEKANBARU, seputarriau.co - Pariwisata Provinsi Riau belakangan ini sudah mulai melakukan pengembangan, hal ini terlihat dengan adanya Launching pemilihan Bujang dan Dara Provinsi Riau yang pertama kalinya dibuka pada hari Minggu (13/12), di mall SKA Atrium kampar Pekanbaru. Acara launching ini dihadiri oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Riau.
Riau sebagai salah satu tujuan wisata yang sangat potensial, perlu adanya gambaran yang positif mengenai promosi kepariwisataan Riau melalui pemilihan Bujanga dan Dara. Pemilihan bujang dan Dara ini dilakukan setiap tahunnya dan telah menghasilkan Duta Wisata Provinsi Riau yang mewakili dan membantu pemerintah provinsi riau untuk mempromosikan potensi pariwisata yang ada di provinsi riau.
Pemilihan Bujang dan Dara ini merupakan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan setiap tahunnya oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Riau sebagai upaya memperoleh duta wisata yang akan diposisikan sebagai ikon promosi pariwisata riau.
Pada tahun 2015 ini sebanyak 10 pasang peserta yang mewakili masing-masing daerah, terdiri dari 10 orang Bujang dan 10 orang Dara, dan mereka berhak untuk dipilih menjadi Bujang Dara Provinsi Riau tahun 2015. Namun hal ini sangat disayangkan karena dari 12 kabupaten yang ada di provinsi riau ini hanya 10 kabupaten saja yang mengirimkan utusan, sedangkan Kabupaten Rokan Hulu dan Kabupaten Kepulauan Meranti tidak mengirimkan utusan mereka.
Acara ini juga mendapatkan antusias dari pengunjung Mall SKA yang sengaja datang untuk melihat launching Bujang dan Dara. Dengan adanya pemilihan Bujang dan Dara, diharapkan adanya duta atau perwakilan untuk mempromosikan wisata di Riau kedepannya. selain itu, launching Bujang dan Dara ini juga bertujuan sebagai ujung tombak dari pengembangan pariwisata Provinsi Riau.
Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Afriati menjelaskan kepada seputarriau.co, "kegiatan ini harus dimaksimalkan agar bujang dan dara nantinya yang terpilih dapat diberdayakan dan menjadi aset daerah, dan tujuan lainnya menepis penafsiran bahwa bujang dan dara bukan menjadi pajangan pagar ayu atau pagar bagus, yang mana sebenarnya mereka ini memiliki ketampanan atau kecantikan, dan prestasi sebagaimana dibuktikan pada pemilihan bujang dara dengan hasil yang maksimal," tuturnya.
Afriati menambahkan bahwa provinsi riau saat mengikuti pertandingan pariwisata di China, yang mewakili negara Indonesia, provinsi riau meraih predikat terbaik I (the best).
Perhelatan Bujang dan Dara ini direncanakan akan berlangsung selama tujuh hari (13-20/12), dan akan menjalani karantina di Hotel Swiss Bellin Pekanbaru. Sepuluh pasangan dari sepuluh Kabupaten yang akan masuk dalam finalis Bujang dan Dara. Hal ini dikarenakan Kabupaten Meranti dan Kabupaten Rokan Hulu absen mengirimkan dutanya. Duta yang terpilih selanjutnya akan di seleksi untuk memperoleh satu Bujang dan satu Dara untuk bisa menjadi icon tombak pariwisata di Riau.
(IS)