DURI, Seputarriau.co - Datuk Intan, bercerita terbata-bata seputaran cucu laki-lakinya Fardan usia 26 bulan yang mengalami gizi buruk.
Ini di ketahui setelah Fardan di bawa ke rumah sakit guna mendapatkan rawat medis.
"Pengobatannya di bayar langsung oleh pemerintah,saya sangat berterima kasih atas perhatian," Ungkapnya, Ahad (1/7) lalu saat di kunjungi riau express dan salah satu wartawan senior

Foto : Fardan usia 26 bulan yang mengalami gizi buruk
Nenek Sukarni, wanita lanjut usia cerita derita sakit yang di tanggung cucunya bahkan kedua orang tua dari cucunya itu telah pecah kongsi (pisah) sejak Fardan usia dua bulan.
Salah satu tamu Fardan, koordinator daerah (Korda) Perlindungan Anak (PA) Indonesia, Kabupaten Bengkalis, Rika Parlina,mengungkapkan rasa prihatin mendalam.
Secepatnya,Tim Reaksi Cepat (TRC) PAI Kabupaten Bengkalis, menggalang dana bantuan masyarakat agar Fardan bisa lagi di bawa berobat secara khusus di Pekanbaru.
" Jika tidak ada halangan dan pihak keluarga mengizinkan maka Fardan segera di bawa berobat ke Pekanbaru,".
(DEW)