PEKANBARU, seputarriau.co - Momen Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau tahun 2018 tentu ada menuai banyak Upaya dari tim pemenangannya masing-masing untuk memenangkan para jagoannya di pesta demokrasi ini.
Namun Terkuak sebuah kabar Hangat dari beberapa kalangan bahwa adanya terduga salah satu oknum telah melakukan penggelapan Dana Pembuatan Album Kampanye salah satu Calon Gubernur Riau 2018, Hingga kini album itu belum terlak
Oknum termaksud Diduga adalah AR yang datang dari Kalangan Tenaga Honorer Komite di SDN Karangan Tinggi Desa Kuapan, Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar.
AR tergabung dalam hubungan kerjasama Ocu Entertainment dengan status sebagai Pekerja Diduga telah mengambil uang pembuatan album sebesar 10 juta Rupiah dari Pihak Sponsor tanpa sepengetahuan rekan kerja lainnya dan Diduga kuat telah melakukan penggelapan dana sebesar 10 juta Rupiah dengan alasan pembayaran adnimistrasi tanpa adanya kesepakatan bersama dan tanpa sepengetahuan Rekan kerja lainnya.
Pembuatan Album Kampanye pada awalnya melalui perundingannya dengan pihak Sponsor mendapat kisaran Harga Pembuatan Album Kampanye dengan Nominal 25 juta Rupiah dalam satu album.
"Dari 25 juta telah di ambil uang muka 5 juta Rupiah secara bersama terlebih dahulu, Namun kemudian AR diketahui telah mengambil uang 10 juta Rupiah tanpa sepengetahuan Rekan Kerja lainnya. Dan hingga saat ini kami selaku rekan kerja tidak pernah melihat bentuk uang 10 juta tersebut". Terangnya.
Salah satu yang selaku Rekan kerja juga menyampaikan hal sama "Jujur Saya Merasa Sangat kecewa dan sangat merasakan dirugikan dalam Hal ini, karna saya yang membawa AR kedalam Kerjasama ini, tapi dia malah berkhianat dan mengambil Uang 10 juta tersebut tanpa sepengetahuan Saya dan Juga tanpa sepengetahuan kawan-kawan rekan kerja lainya yang sebagaimana disepakati beberapa waktu silam di kantor Media kami kata rekan kerja saat kami temui dikantor.
Ar. beberapa waktu lalu saat dihubungi Wartawan melalui Via Telpon benar mengakui telah mengambil uang 10 juta tersebut, dan AR Masih Menghindar dari beberapa Pertanyaan yang di ajukan.
"Permasalahan ini mungkin akan dilaporkan dan dilanjutkan ke proses hukum karna ini sudah melanggar beberapa kesepakatan dan ini juga termasuk tindak pidana penipuan atau pun penggelapan dana, kami mempunyai bukti yang lengkap dan juga Rekaman pengakuan AR untuk dilaporkan." Tuturnya.
Sampai saat Ini informasi riauone.com dapatkan Sponsor membatalkan kerjasama tersebut dan tak mau menyelesaikan, dan AR diduga dimintai pertanggungjawaban atas dana 10 juta yang Raib tanpa sepengetahuan rekan kerja.
(ROC)