Riau

Wali Murid SMP Negeri 16 Pekanbaru keluhkan biaya baju seragam

PEKANBARU (Seputarriau)- Menanggapi pengaduan beberapa wali murid bahwa pihak sekolah menahan KK (Kartu Keluarga) siswa dan siswinya yang belum membayar baju seragam, keterangan ini dibantah keras oleh Kepala sekolah SMP.N 16 Pekanbaru Rukiya MPd.Tidak itu saja pihak sekolah juga memaksa siswa dan siswinya agar melunasi uang baju seragam sebesar 1.650.000.

 

Menurut Salah seorang wali murid dengan inisial Rb mengungkapkan kekecewaannya karena belum mendapatkan baju seragam sekolah, padahal Rb sudah mengangsur 700.000 namun belum juga mendapatkan baju seragam sekolah, untuk mendapatkan baju seragam sekolah siswa harus melunasi uang baju terlebih dahulu, dan hingga saat ini Kartu Keluarga Rb ditahan, Rb pernah meminta KK namun pihak sekolah mengatakan harus melunasi uang baju terlebih dahulu,

 

"saya sudah mengangsur sebesar 700 ribu tapi belum bisa dapat baju seragam" papar salah satu wali murid, namun   gurunya meminta harus dilunasi terlebih dahulu, padahal siswa masih harus menyelesaikan 3 tahun kedepan dengan tersebut si wali murid dapat mengangsur, ditambahkan pernyataan dari wali murid "kalau harus lunasi semua, manalah saya sanggup, saya hanya buruh cuci, saat saya mau minta KK saya, tidak dikasih sama ibu guru, katanya harus melunasi uang baju dahulu?", ujar Rb

 

Saat dikonfirmasi dari reporter melalui pihak sekolah  SMP.N 16 terkait keterangan dari orang tua murid Rb, Kepala Sekolah membantah, "Itu tidak benar, kami tidak pernah menahan KK (Kartu Keluarga) orang tua murid, KK ini  memang diminta pihak sekolah namun itu untuk pendataan bagi siswa dan siswi tempatan, setelah selesai maka KK tersebut dikembalikan lagi ke orang tua murid, guru memang tidak langsung memberikan kepada muridnya, guru menyuruh orang tua murid untuk mengambil KK tersebut langsung kesekolah", terang Rukiya.

Saat ditanyakan mengenai pelunasan uabg baju seragam, Rukiya membenarkan hal tersebut, "Untuk baju seragam, memang harus dilunasi dulu baru baju seragam bisa diambil, kalau hanya membayar separoh, baju seragam belum bisa kami serahkan", tutup Kepsek. SR 4