Manipulasi Sudirman Said

Fahri Hamzah: Sudirman Said Sudah Manipulasi Lambang Negara Republik Indonesia

JAKARTA, seputarriau.co - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menilai Menteri Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) Sudirman Said sudah melakukan manipulasi lambang garuda dalam kasus pencatutan nama presiden dan wakil presiden yang diduga dilakukan oleh Ketua DPR Setya Novanto.
 
Fahri di Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (24/11/2015) mengatakan, “SS (Sudirman Said) sudah melakukan manipulasi lambang burung garuda dalam masalah ini", ucapnya.
 
Menurut Fahri apa yang dilakukan oleh Novanto dalam melakukan lobi itu hal yang biasa saja. Sebab tugas DPR memang untuk melakukan lobi untuk kepentingan bangsa.
 
Ia juga menyebutkan bahwa apa yang dilakukan Sudirman melanggar UU IT, yaitu membongkar isi pembicaraan yang sifatnya sangat rahasia.
 
“Itu melanggar hukum dengan merekam pembicaraan seseorang dan itu bisa dipidanakan,” tegasnya.
 
Seperti diketahui dalam laporannya ke MKD, Senin (16/11/2015) lalu, Sudirman menyebut adanya pertemuan sebanyak tiga kali. Pertemuan itu dilakukan antara Maroef Sjamsoeddin, Setya Novanto, dan Riza Chalid.
 
Dalam pertemuan ketiga, Sudirman mengatakan, ada permintaan saham sebesar 11 persen yang diklaim untuk Presiden dan 9 persen untuk Wapres demi memuluskan renegosiasi perpanjangan kontrak PT Freeport. Sudirman mengaku mendapat informasi itu dari pimpinan Freeport. *sr1/posmetro.info*