BANGKINANG, seputarriau.co – Peredaran perjudian menggunakan mesin jackpot yang beroperasi dengan modus gelanggang permainan (Gelper) di Kabupaten Kampar disikapi tegas oleh Bupati Kampar Azis Zaenal SH, MH, MM. Kepada media, Bupati Kampar menegaskan akan menindak semua tempat (warung/rumah) dimana mesin jackpot tersebut dioperasikan.
Hal itu dikatakan Bupati Azis Zaenal melalui pesan sosmed whatsappnya Minggu pagi (20/8/17) pukul 9:40 wib.
Kasat Reskrim Polres Kampar AKP Bambang Dewanto pada rilisan sebelumnya berkasriau.com dan sejumlah media lainnya (tidak menyebutkan lokasi dan nama pemilik/bandar judi jackpot) mengatakan bahwa pihak nya dilapangan menemukan pengelolaan mesin jackpot tidak miliki izin sehingga akan dilakukan kordinasi kepada Satpol PP Kampar guna penertiban.
Berikut rilisan berkasriau.com Sabtu (19/8/17 red) Penjelasan Kasat Reskrim Polres Kampar Terkait Judi Gelper Di Tapunghulu.
Terkait adanya pemberitaan di media online tentang maraknya kegiatan perjudian mesin (Gelper) di wilayah Kec. Tapung Hulu Kab. Kampar, Kapolres Kampar melalui Kasat Reskrim AKP Y.E. Bambang Dewanto SH telah menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan terhadap informasi tersebut.
Kemarin siang hingga malam, Jumat (18/7/2017) mulai pukul 14.00 wib s/d pukul 19.30 Wib, Tim Buser dan Unit 3 Sat Reskim Polres Kampar yang dipimpin langsung Kasat Reskrim AKP Y.E. Bambang Dewanto SH, melakukan penyelidikan terkait kegiatan judi Gelper ini di wilayah Tapung Hulu.
Penyelidikan dilakukan dengan under cover dimana beberapa anggota melakukan pemantauan dan turut bermain dibeberapa tempat yang ada permainan Jeckpot Kelinci, kemudian dilakukan interogasi terhadap beberapa pengunjung dan pemain serta penjaga Gelper tersebut.
Dari hasil penyelidikan awal ini belum ditemukan adanya unsur perjudian jelas Kasat Reskrim, hasil pengamatan petugas bahwa kegiatan ini berbentuk permainan yang dilakukan pada waktu senggang dan belum cukup alat bukti untuk menjerat pemain maupun pengelola karena belum ada transaksi saat proses penyelidikan ini.
Lebih lanjut disampaikan Kasat Reskrim bahwa pihaknya akan terus mendalami informasi ini dengan menurunkan anggotanya, apabila nanti tertangkap tangan dan didapatkan bukti sebagaimana diatur dalam pasal 303 KUHP maka akan dilakukan penangkapan terhadap pelaku maupun penyedia tempat serta pemilik peralatannya.
Temuan lain, didapatkan informasi bahwa penyedia tempat atau pengelola tidak memiliki izin, untuk itu akan dilakukan koordinasi dengan Pemda Kampar dalam hal ini Satpol PP untuk secara bersama ditertibkan apabila memang tidak ada izin atas kegiatan ini, jelas Kasat Reskrim mengakhiri pembicaraannya.
(MN)
Riau
Bupati Azis Zaenal Segera Tertibkan Judi Gelper
Baca Juga
- Bupati Rohil Resmi Buka kejuaran Renang Tahun 2025
- Pengurus Masjid Besar Arafah Duri Bagikan Santunan kepada Anak Yatim
- Mahasiswa UNRI Tanam Manggrove Di Desa Pangkalan Jambi
- Pemkab Inhil Gelar Bimtek dan Sosialisasi Perpres Nomor 16 Tahun 2018
- Jalan Hangtuah & Sudirman dilanda Macet Panjang, Ternyata Minyak Solar Subsidi Dijarah Mafia
- TNI Koramil 03/Mandau Lakukan Pemantauan Karhutla di Desa Beringin
Terpopuler
- Silaturahmi dan Gotong Royong ke Lokasi Musibah Kebakaran di Kelurahan Gajah Sakti
- Dukung Asta Cita Prabowo, DPW HMTN-MP Riau Mantapkan Kepengurusan Baru
- Pelaku Penadah Sepeda Motor Diamankan Polisi Mandau Saat Berada di SPBU Balai Raja
- Bengkel DA'I Ittihadul Muballighin Pekanbaru: Khutbah Harus Terencana, Jamaah Kritis Tuntut Materi B
- Alami Luka Lebam & Robek di Hidung, Pelaku Penganiayaan di Amankan Polisi Mandau