Riau

Penghulu Herman: Aliran Anak Sungai Perawang Zaitun Harus Dibuka, itu Merupakan Harga Mati!

PERAWANG, seputarriau.co – Penutupan dan Pegalihan anak sungai Perawang Zaitun yang dilakukan oleh pihak PT IKPP Perawang menjadi perhatian serius bagi salah satu Penghulu Kampung Pinang Sebatang Barat Herman, mengatakan sungai Perawang Besar/Zaitun itu memiliki nilai sejarah (history) yang merupakan salah satu aliran anak sungai Siak.
 
“Sungai itu harus dibuka kembali, itu harga mati! Sungai itu punya nilai sejarah. Dulu sungai itu tempat kami mencari ikan," ujar Penghulu Pinang Sebatang Barat kepada seputarriau.co, Rabu (17/5/2017) sekira pukul 12.45 WIB.
 
Penghulu Pinang Sebatang Barat Herman menambahkan kalau aliran sungai Perawang Zaitun mengalir menuju ke sungai Siak bukan ke kanal yang melewati area persawahan.
 
Dapat diketahui, beberapa waktu yang lalu Wakil Bupati Siak Drs H Alfedri Msi melakukan sidak ke dalam pabrik PT IKPP Perawang setelah meninjau korban banjir di Kecamatan Tualang dan sidak dilakukan setelah adanya laporan dari kepala UPTD PU Tualang Dody Eka Putra dan Penghulu Kampung Tualang Juprianto Ssos MIP waktu itu.
 
Perihal penutupan dan pengalihan sungai Perawang Zaitun yang dilakukan pihak PT Indah Kiat Pulp dan Paper Perawang. Kemudian terkait hal itu Alfedri akan meminta dinas terkait mengkaji ulang daerah aliran sungai Perawang Besar tersebut.
(HRS)