PEKANBARU, seputarriau.co - Provinsi Riau masih menaruh harapkan akan ditetapkan pusat sebagai embarkasi antara untuk pelaksanaan ibadah haji. Hanya saja, hal tersebut masih belum mendapat kepastian resmi dari Pemerintah Pusat.
Kepala Kanwil Kemenag Riau Ahmad Supardi Hasibuan menyebutkan embarkasi antara untuk Bandara Sultan Syarif Kasim II masih menunggu informasi dari Pusat. Dalam hal ini, pihaknya bersama stakeholder terkait telah melakukan persiapan sesuai ketentuan yang berlaku.
Hanya saja, jawaban akan harapan tersebut berada pada keputusan final dari Menteri Agama RI. ''Ya kita tunggu saja. Diharapkan awal bulan ini sudah selesai evaluasinya dan hasilnya disampaikan kepada kita," urainya, Kamis (6/4/2016).
Kendati demikian, langkah antisipasi tentunya sudah dipersiapkan. Nantinya, jika usulan tersebut tidak diakomodir, Calon Jemaah Haji Riau akan kembali seperti semula yakni melalui Embarkasi Batam.
Namun, Riau masih berharap usulan untuk menjadi embarkasi antara tersebut dapat diakomodir. Sehingga dapat memberikan kemudahan bagi calon jemaah haji dari 12 kabupaten/kota se Riau.
Usulan menjadi embarkasi antara dinilai cukup mendasar, karena jumlah calon jemaah haji di Riau cukup besar. Untuk Tahun ini sendiri Riau mendapatkan kuota haji sebanyak 5030 untuk jemaah dan 34 petugasnya sehingga total semuanya 5.064.
(MN/MCR)