PEKANBARU, seputarriau.co - Dalam rangka menyambut Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) di Provinsi Riau Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar bedah buku dengan judul "Alumni Melawan Korupsi," di Balai Pauh Janggi Gedung Daerah Riau, Kamis (8/12).
Bedah buku di hadiri langsung oleh Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif, presidium Ikatan Alumni Pendidikan Tinggi Kedinasan (IKANAS) Sekolah Tinggi Akutansi Negara (STAN), Egi Sutjiati dan Deputi Pencegahan KPK RI Pahala Nainggolan.
Wakil ketua KPK mengatakan bahwa dalam menerbitkan sebuah buku harus memiliki tiga hal peting yang pertama mensyukuri kerja keras, kedua menjelaskan isi buku kepada pembaca secara luas dan melihat isi buka mana yang bagus,sedang dan yang kurang dari buku tersebut agar bisa diperbaiki di edisi berikutnya.
Dalam bekerja kita bukan hanya mewakili diri kita sendiri akan tetapi juga mewakili dari ayah,ibu dan keluarga kita,"Ungkap Wakil KPK.
"kita dalam melakukan tindakan harus memikirkan hal tersebut karena, jika kita melakukan kesalahan maka efeknya bukan hanya kepada diri kita tetapi juga kepada keluarga besar kita" Tambahnya.
Kemudian Gubernur Riau menjelaskan buku merupakan salah satu tempat belajar kita mendapatkan ilmu, karena dari buku ini kita dapat mengetahui banyak hal.
Dengan ditunjuknya Provinsi Riau sebagai tuan Rumah HAKI 2016 ini maka kami berharap kepada masyarakat,Mahasiswa dan pihak pemerintahan agar membaca buku ini agar memiliki kesadaran akan berintegritas dalam belajar dan bekerja.
"Dengan HAKI ini telah membantu pemerintah dalam mensosialisasikan integritas kepada Aparur Sipil Negara (ASN), Pelajar dan Masyarakat dengan selogan,tagline dan pemberitaan yang ada mengenai pentingnya berintegritas di semua hal,"tutup Gubernur Riau
(MN/ MCR)