PEKANBARU, seputarriau.co - Dalam rangka upaya menekan bias terjadinya penyelewengan anggaran dan korupsi di dalam perencanaan dan penganggaran pada pemerintah Provinsi Riau dengan seiring ditunjuknya provinsi Riau sebagai tuan Ruamah HAKi tahun 2016 Pemerintah Provinsi Riau.
Pemerintah Provinsi Riau bekerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia menggelar Forum Diskusi Pencegahan Korupsi Dalam Perencaan dan Penganggaran Pada Pemerintah Provinsi Riau, di Kantor Bappeda Riau, Selasa (6/12).
"Forum diskusi ini merupakan upaya pemerintah dalam u pencegahan korupsi dengan mewujudkan tata kelola pemerintaha yang baik melalui upaya-upaya perbaikan terhadap pelayanan publik dan pengelolaan APBD yang transparan serta Akuntabel,"Ungkap Gubernur Riau dalam hal ini disampaikan oleh Plt kepala Bappeda Riau Rahmad Rahim.
Gubernur Riau menambahkan Pemerintah Provinsi Riau berusaha mengedapankan kebijakan perencanaan pembangunan yang dapat mewujudkan provinsi Riau sebagai Pusat perekonomian dan berkebudayaan melayu dalam masyarakat yang agamis dan sejahtera sesuai dengan visi misi Riau 2025.
Pemerintah Provinsi Riau dalam upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, telah melakukan langkah percepatan dengan berkomitmen dengan menggesah penggunaan teknologi dan Informasi dalam berbagai sektor pemerintahan yang ada.
"Penggunaan sistem yang berbasis Teknologi diharapkan dalam penyusunan perencanaan dan pengangaran telah memiliki rekam jejak dan dapat dikontrol dan terhindar dari hal yang keluar dari regulasi yang ada,"Tambahnya.
"Melalui forum ini kami berharap KPK dan BPK dapat mengawal semua kegiatan Pemerintah agar tidak keluar dari regulasi yang ada dan jika terdapat tindakan yang mengarah kepada KKN, kami serahkan sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku,"Tutup Gubernur Riau.
Dalam Forum Diskusi tersebut dihadiri oleh Perwakilan RI KPK RI Juned junaidi, dan Joni Intdra Kencana dari BPK RI sebagai Narasumber dan dihadiri seluruh tim anggaran pemerintah Kabupaten/Kota Se Provinsi Riau.
(MN/ MCR)