Dampak Penistaan Agama Oleh Ahok

Ribuan Massa Islam Di Riau Tuntut Ahok Turun

PEKANBARU, seputarriau.co - Pagi ini Didepan kantor Gubernur Di datangin Ribuan Massa dari masyarakat yang mengatasnamakan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Front pembela Islam (FPI) Organisasi kepemudaan Islam (OKP) HMI, KAHMI dan beberapa  utusan dari Remaja Mesjid serta Masyarakat Kota Pekanbaru dan Perwakilan FPI dari Kota/ Kabupaten lain memadati Jalan Jendral Sudirman, di depan Kantor Gubernur Riau (15/10)

Ribuan Orang ini sampaikan Aksi damai menanggapi ucapan Basuki Tjahja Purnama alias Ahok selaku Gubernur DKI Jakarta yang melecehkan Surat Al Maidah 51 yang dianggap melakukan penistaan terhadap agama Islam beberapa waktu lalu di Kepulauan Seribu, Jakarta.

Dari Beberapa Orang Yang Orasi menyampaikan Protes terhadap Perkataan Ahok, Salah satunya mantan aktivis Riau, Jhonny Setiawan Mundung yang juga presidium KAHMI Riau mengutuk keras ucapan Ahok yang dianggap telah melecehkan umat Islam lewat komentarnya di hadapan masyarakat Kepulauan Seribu.

Hal senada juga disampaikan Ketua Front Pembela Islam (FPI) Riau, Ade Hasibuan. Ia bahkan mengatakan Ahok telah memicu terjadinya perang dengannya. Dan dirinya merupakan salah satu alasan pemicu adanya konflik antar umat beragma di Indonesia.

"Pernyataan ini jelas-jelas merupakan pelecehan dan penghinaan terhadap kita. Padahal sudah jelas bahwa dalam Al Quran telah menyampaikan bahwa kita sebagai umat muslim dilarang mengangkat orang kafir sebagai pemimpin," kata Ade, Sabtu, 15 Oktober 2016.

Para massa ini menuntut Ahok untuk lengser dari jabatannya sebagai Gubernur Jakarta. Menurut mereka Ahok tak pantas memimpin siapapun dengan gaya komunikasi yang tak santun dengan kerap kali mengeluarkan ucapan tak patut.

Turut hadir pada pagi hari itu perwakilan DPRD Kabupaten Pelalawan, Abdullah dari Fraksi PKS, juga menyeruhkan dan merekomendasi surat kepada Ahok Agar Dilakukan Proses Hukum, Karena Dianggap Telah melanggar UU Hukum Pidana KUHP pasal 156 tentang penodaan Agama.

Hal yang serupa Disampaikan Juga Oleh Ketua DPW FPI Kota pekanbaru, Al Husni Thamrin, " Jika Agama Mu dihinakan Oleh Orang Lain, Maka waji Kamu membelanya, bahkan jiwa raga Ini sanggup Lepas dari badan hanya Untuk Membela Agama ALLAH SWT, kami juga meminta kepada semua media yang pada hari ini meliput kegiatan kami, agar tidak merubah tigle pemberitaan miring, kami harap kepada kawan-kawan media agar menyampaikan berita apa adanya tanpa tendensius merangarah dan memplesetkan kearah yang lain, Tutup Al Husni Thamrin.

Penulis : Muhammad Nasir, ST