PRESIDEN PRABOWO JANGAN RAGU BERSIHKAN LINGKARAN KEKUASAAN!

DR. GAMAL ABDUL NASIR, MM: DUKUNG PENUH LANGKAH TEGAS POLRI DAN PRESIDEN RI

 

PEKANBARU, seputarriau.co -  Direktur Eksekutif Lembaga Penyelenggaraan Pendidikan PERTI Nasional (LP3N), Dr. Gamal Abdul Nasir, MM, menyampaikan dukungan penuh dan apresiasi terhadap langkah tegas Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam mengungkap kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, sejumlah pejabat negara, tokoh politik, pimpinan partai politik, serta berbagai elemen masyarakat.

Gamal menilai keberanian dan ketegasan Polri dalam mengusut perkara yang diduga melibatkan sejumlah perwira tinggi kepolisian merupakan langkah penting dalam menjaga kewibawaan negara, keamanan nasional, dan marwah pemerintahan Republik Indonesia.

Menurutnya, tidak boleh ada seorang pun yang merasa kebal hukum, sekalipun memiliki pangkat tinggi, jabatan strategis, kedekatan dengan kekuasaan, ataupun berada dalam lingkaran pemerintahan.

"Saya memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kapolri beserta seluruh jajaran Polri yang telah berani mengungkap persoalan serius ini. Negara tidak boleh kalah oleh siapa pun. Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu. Kalau memang ada oknum jenderal, pejabat, ataupun kelompok tertentu yang terbukti melakukan pelanggaran hukum, semuanya harus diproses sesuai ketentuan perundang-undangan," tegas Gamal.

PRABOWO JANGAN RAGU BERSIHKAN LINGKARAN KEKUASAAN

Gamal secara khusus meminta Presiden Prabowo Subianto agar tidak ragu mengambil langkah tegas terhadap siapa pun yang terbukti mengkhianati amanah negara dan menyalahgunakan kepercayaan yang diberikan oleh Presiden.

Ia mengingatkan bahwa ancaman terhadap pemerintahan tidak selalu datang dari pihak luar. Justru, terkadang ancaman paling berbahaya bisa muncul dari orang-orang yang berada sangat dekat dengan pusat kekuasaan.

"Pak Presiden Prabowo, jangan pernah ragu untuk membersihkan seluruh lingkaran kekuasaan Bapak apabila ditemukan orang-orang yang tidak loyal kepada negara, menyalahgunakan jabatan, atau bahkan memiliki agenda tersembunyi untuk merusak pemerintahan."

"Jangan sampai ada sekam di dalam api. Dari luar kelihatannya aman, tetapi di dalam menyimpan bara yang sewaktu-waktu bisa membakar dan menghancurkan semuanya. Jangan sampai orang-orang yang selama ini Bapak percaya justru menjadi orang yang menusuk dari belakang," ungkapnya.

Gamal juga meminta agar apabila dalam proses penyidikan ditemukan bukti adanya perencanaan makar, upaya menggulingkan pemerintahan secara melawan hukum, atau tindakan lain yang mengancam stabilitas negara, aparat penegak hukum harus bertindak tegas berdasarkan hukum yang berlaku.

DUKUNG KAPOLRI, PENEGAKAN HUKUM HARUS TANPA KOMPROMI

Sebagai Direktur Eksekutif LP3N, Gamal menyatakan dukungannya terhadap kebijakan Presiden Prabowo dan langkah Kapolri dalam memperkuat penegakan hukum serta membersihkan institusi negara dari praktik penyalahgunaan kekuasaan.

Ia menegaskan bahwa penegakan hukum tidak boleh berhenti pada satu kasus saja. Seluruh dugaan penyimpangan, penyalahgunaan kewenangan, korupsi, persekongkolan, dan kejahatan yang merugikan kepentingan bangsa harus diusut secara profesional dan transparan.

"Saya mendukung sepenuhnya kebijakan Presiden Republik Indonesia dan langkah Kapolri untuk menegakkan supremasi hukum. Tidak boleh ada tebang pilih. Jangan karena seseorang memiliki pangkat jenderal, jabatan menteri, kedudukan politik, atau kedekatan dengan Presiden, kemudian hukum menjadi tumpul."

"Justru inilah momentum untuk membuktikan bahwa Indonesia adalah negara hukum, bukan negara yang tunduk kepada kekuasaan kelompok tertentu," tambahnya.

POLRI DAN PENEGAK HUKUM HARUS BERPIHAK KEPADA RAKYAT

Di samping memberikan dukungan kepada Polri, Gamal juga mengingatkan seluruh aparat penegak hukum agar tidak melupakan rakyat sebagai pemilik kedaulatan tertinggi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurutnya, seluruh institusi negara dibangun dengan menggunakan uang rakyat dan keberadaan pejabat publik pada hakikatnya adalah untuk melayani kepentingan masyarakat.

"Polri, kejaksaan, pengadilan, dan seluruh institusi negara harus berpihak kepada rakyat. Ingat, Anda semua bisa menduduki jabatan karena negara ini milik rakyat. Anggaran penyelenggaraan negara berasal dari uang rakyat. Oleh karena itu, jangan sakiti rakyat, jangan menindas rakyat, dan jangan pernah mengkhianati kepercayaan rakyat."

Ia berharap Polri semakin profesional, modern, dan dipercaya masyarakat. Penegakan hukum harus memberikan rasa keadilan, perlindungan, serta kepastian hukum bagi seluruh lapisan masyarakat.

PRABOWO PUNYA PELUANG MENJADI PEMIMPIN BESAR INDONESIA

Lebih jauh, Gamal menyatakan keyakinannya bahwa Presiden Prabowo Subianto memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu pemimpin terbaik dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia.

Namun, menurutnya, keberhasilan kepemimpinan tidak hanya diukur dari kekuatan politik dan stabilitas pemerintahan, melainkan dari kemampuan melindungi rakyat, meningkatkan kesejahteraan, menciptakan keadilan, memberantas korupsi, serta membawa Indonesia menjadi negara maju dan disegani di dunia internasional.

Gamal juga menilai bahwa apabila Presiden Prabowo mampu menjalankan pemerintahan dengan baik, membersihkan praktik-praktik penyimpangan di lingkaran kekuasaan, dan benar-benar memperjuangkan kepentingan rakyat, bukan tidak mungkin kepercayaan masyarakat akan semakin kuat sehingga membuka peluang bagi beliau untuk kembali mendapatkan mandat rakyat pada Pilpres 2029.

"Saya yakin Pak Prabowo mampu membawa Indonesia menjadi negara yang kuat, maju, sejahtera, dan disegani dunia. Tetapi syaratnya satu: lindungi rakyat, tegakkan hukum, berantas korupsi, dan jangan biarkan orang-orang yang tidak bertanggung jawab merusak pemerintahan dari dalam."

INI MOMENTUM MEMBANGUN INDONESIA YANG LEBIH BAIK

Menutup pernyataannya, Dr. Gamal Abdul Nasir, MM, mengajak seluruh elemen bangsa untuk mendukung pemerintahan yang bersih, berwibawa, demokratis, dan berorientasi kepada kepentingan rakyat.

Ia berharap pengungkapan kasus dugaan penyadapan ini menjadi momentum pembenahan menyeluruh terhadap institusi negara sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan aparat penegak hukum.

"Jangan ada negara di dalam negara. Jangan ada kekuasaan di dalam kekuasaan. Indonesia harus berdiri di atas hukum, konstitusi, dan kedaulatan rakyat. Siapa pun yang bersalah harus mempertanggungjawabkan perbuatannya."

"Indonesia terlalu besar untuk dikorbankan oleh kepentingan segelintir orang. Mari kita kawal Presiden Prabowo, dukung penegakan hukum oleh Polri, dan bersama-sama membangun Indonesia yang lebih adil, makmur, bermartabat, serta disegani di tingkat internasional," tutup Dr. Gamal Abdul Nasir, MM.