Riau

Film Mahasiswa UNIV Abdurrab Pekanbaru Terbang ke India, Tembus Festival Internasional!

Pekanbaru, seputarriau.co  - Film pendek Kematian dan Piring Terbang di Kepalaku mencatatkan prestasi di kancah internasional dengan mengikuti festival film mahasiswa di India. Hal ini disampaikan oleh Muhammad Azhar, alumni ilmu Komunikasi abdurrab yang kini adalah dosen praktisi sekaligus produser film tersebut dalam wawancara terkait perjalanan internasional film ini.

Menurut Muhammad Azhar, keikutsertaan film ini menjadi pengalaman internasional kedua setelah sebelumnya mengikuti Lift-Off Global Network Festival yang berbasis di Inggris.

Persiapan menuju festival internasional dilakukan secara bertahap dan terstruktur, terutama dalam memenuhi kebutuhan administrasi dan promosi film.

Tim produksi menyiapkan berbagai data pendukung untuk proses submisi, seperti sinopsis film, data sutradara, serta informasi pendukung lainnya yang dapat digunakan sebagai bahan promosi apabila film dinyatakan lolos seleksi.

Selain itu, tim juga secara aktif memantau pembukaan festival-festival film berikutnya sebagai bentuk persiapan awal. Muhammad Azhar menjelaskan bahwa film ini secara khusus difokuskan untuk disubmisi ke festival film kategori mahasiswa, sesuai dengan latar belakang tim produksi yang berasal dari lingkungan akademik.

Terkait periode keikutsertaan, Muhammad Azhar menyampaikan bahwa film Kematian dan Piring Terbang di Kepalaku mengikuti timeline resmi dari pihak festival. Pengumuman hasil seleksi dilakukan pada 2 Februari 2026 dan film ini berhasil lolos sebagai quarter finalis. Rangkaian acara festival sendiri dijadwalkan berlangsung pada 10–12 Februari dan diselenggarakan di kampus di India.

Film ini merupakan output dari Mata kuliah Produksi TV Digital yang melibatkan mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2022 Universitas Abdurrab sebagai tim inti produksi. Leny Afrika sebagai Sutradara dan penulis cerita didampingi Muhammad Azhar yang berperan sebagai dosen praktisi dan produser. Dukungan juga datang dari komunitas film yang turut membantu pengembangan tim dalam bentuk kegiatan workshop.

Capaian ini menjadi bukti bahwa karya mahasiswa memiliki potensi untuk bersaing di tingkat internasional, sekaligus menjadi motivasi bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi untuk terus berkarya dan berani menampilkan karya mereka di ruang-ruang global.

(MN)