Pekanbaru, seputarriau.co - Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi (STIFAR) Riau Yayasan Univ Riau, Rabu 26 Februari 2025 bertempat di Aula Serbaguna Kampus STIFAR Riau Jalan Kamboja Panam Pekanbaru resmi meyudisiumkan 103 apoteker TA 2024-2025 uniknya STIFAR XIII ini meluluskan 97.14% yang mengalahkan lulusan nasional yang hanya 87%. Ketua STIFAR Riau diwakili oleh Wakil Ketua I Dr. apt. Enda Mora, M.Farm. dalam sambutannya mengatakan bahwa, yudisium STIFAR kali ini juga menghasilkan 4 orang apoteker Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4.00 masing-masing atas nama Bonita Dwi Setyowadi, Septia Wenila, Sherin Lafeby, dan Diova Yuswidia Putra, Rabu 26 Februari 2025. Wakil Ketua I STIFAR Riau mengatakan bahwa yudisium apoteker hari ini merupakan satu tahap untuk apoteker angkatan XIII yang memberikan hak nya memakai gelar apt(apoteker) sehingga sudah bisa digunakan secar formal untuk adminstrasi atau melamar kerja. Selanjutnya kesempatan bagi saudara pemilik profesi baru untuk merancang masa depan yang lebih terarah harena sudah meiliki profesi yang membanggakan. "Harapan kami kedepan adalah bagaimana saudara sejawat apoteker bisa membangun profesi farmasi itu dengan baik dan bermarwah, kemudian membangun profesi itu dengan etika yang tinggi. Suatu profesi akan baik dimata Masyarakat kalau etika pemilik profesi itu juga baik. Faktor lain yang perlu diperbaiki adalah komunikasi probadi kita masing-masing dan komunikasi profesi Kesehatan itu sendiri. Semoga tamatan hari ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dalam membangun Kesehatan Indonesia yang lebih baik", cakapnya. Sementara itu, Ketua Yayasan Univ Riau dalam hal ini diwakili oleh Drs. Jasril, M.Si, M.H, mengatakan persentase kelulusan apoteker kali ini mencapai 97% , sebagai sekolah tinggi yang berada dibawah yaysan sudah tergolong Sangat baik, namun hendaknya kedepan perlu ditingkatkan lagi menjadi kelulusan 100%. Kehadiran apoteker di Riau dan Indonesia umumnya yang berasal dari STIFAR Riau telah memberikan andil dan partisipasi dalam membangun kesehatan. Dari itu marilah kita tingkatkan pengelolaan program studi PSPA (Program Studi Profesi Apoteker) ini menjadi lebih baik lagi sehingga dipercaya oleh masyarakat", terangnya. Peran Yayasan dalam mengembangkan Stifar Riau, dan khususnya PSPA, kami dari yayasan selalu mendukung kebijakan yang ada untuk majunya Pendidikan profesi di STIFAR Riau. Kepada pimpinan prodi di lingkungan STIFAR Riau kami berharap dapat meningkatkan pemahaman capaian pembelajaran dari mahasiswa sehingga kompetensinya bisa diandalkan, dan Uji kompetensi apoteker dapat dilalui dengan baik. Dari itu kami dari Yayasan mendorong semua dosen membangun sikap profesi Kesehatan khususnya Farmasi tentu mempunyai tantangan tersendiri. Namun kami percaya dosen-dosen STIFAR mampu melaksanakannya", katanya. Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Ketua I (Dr. apt. Enda Mora, M.Farm) Wakil Ketua II (Dr. apt. Deni Anggraini, M. Farm) Wakil Ketua III (Dr. apt. Seftika Sari, M.PH) Wakil Ketua IV (Dr. apt. Adriani Susanty, M.Farm) Ketua IAI Riau (apt. Adrian Mulia, MKS) dan undangan lainnya. (Jas/MN) STIFAR Riau Yudisiumkan 103 Apoteker, Luar Biasa 4 orang IPK 4.00 Pekanbaru, seputarriau.co - Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi (STIFAR) Riau Yayasan Univ Riau, Rabu 26 Februari 2025 bertempat di Aula Serbaguna Kampus STIFAR Riau Jalan Kamboja Panam Pekanbaru resmi meyudisiumkan 103 apoteker TA 2024-2025 uniknya STIFAR XIII ini meluluskan 97.14% yang mengalahkan lulusan nasional yang hanya 87%. Ketua STIFAR Riau diwakili oleh Wakil Ketua I Dr. apt. Enda Mora, M.Farm. dalam sambutannya mengatakan bahwa, yudisium STIFAR kali ini juga menghasilkan 4 orang apoteker Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4.00 masing-masing atas nama Bonita Dwi Setyowadi, Septia Wenila, Sherin Lafeby, dan Diova Yuswidia Putra, Rabu 26 Februari 2025. Wakil Ketua I STIFAR Riau mengatakan bahwa yudisium apoteker hari ini merupakan satu tahap untuk apoteker angkatan XIII yang memberikan hak nya memakai gelar apt(apoteker) sehingga sudah bisa digunakan secar formal untuk adminstrasi atau melamar kerja. Selanjutnya kesempatan bagi saudara pemilik profesi baru untuk merancang masa depan yang lebih terarah harena sudah meiliki profesi yang membanggakan. "Harapan kami kedepan adalah bagaimana saudara sejawat apoteker bisa membangun profesi farmasi itu dengan baik dan bermarwah, kemudian membangun profesi itu dengan etika yang tinggi. Suatu profesi akan baik dimata Masyarakat kalau etika pemilik profesi itu juga baik. Faktor lain yang perlu diperbaiki adalah komunikasi probadi kita masing-masing dan komunikasi profesi Kesehatan itu sendiri. Semoga tamatan hari ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dalam membangun Kesehatan Indonesia yang lebih baik", cakapnya. Sementara itu, Ketua Yayasan Univ Riau dalam hal ini diwakili oleh Drs. Jasril, M.Si, M.H, mengatakan persentase kelulusan apoteker kali ini mencapai 97% , sebagai sekolah tinggi yang berada dibawah yaysan sudah tergolong Sangat baik, namun hendaknya kedepan perlu ditingkatkan lagi menjadi kelulusan 100%. Kehadiran apoteker di Riau dan Indonesia umumnya yang berasal dari STIFAR Riau telah memberikan andil dan partisipasi dalam membangun kesehatan. Dari itu marilah kita tingkatkan pengelolaan program studi PSPA (Program Studi Profesi Apoteker) ini menjadi lebih baik lagi sehingga dipercaya oleh masyarakat", terangnya. Peran Yayasan dalam mengembangkan Stifar Riau, dan khususnya PSPA, kami dari yayasan selalu mendukung kebijakan yang ada untuk majunya Pendidikan profesi di STIFAR Riau. Kepada pimpinan prodi di lingkungan STIFAR Riau kami berharap dapat meningkatkan pemahaman capaian pembelajaran dari mahasiswa sehingga kompetensinya bisa diandalkan, dan Uji kompetensi apoteker dapat dilalui dengan baik. Dari itu kami dari Yayasan mendorong semua dosen membangun sikap profesi Kesehatan khususnya Farmasi tentu mempunyai tantangan tersendiri. Namun kami percaya dosen-dosen STIFAR mampu melaksanakannya", katanya. Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Ketua I (Dr. apt. Enda Mora, M.Farm) Wakil Ketua II (Dr. apt. Deni Anggraini, M. Farm) Wakil Ketua III (Dr. apt. Seftika Sari, M.PH) Wakil Ketua IV (Dr. apt. Adriani Susanty, M.Farm) Ketua IAI Riau (apt. Adrian Mulia, MKS) dan undangan lainnya. (Jas/MN)
Riau
STIFAR Riau Yudisiumkan 103 Apoteker, Luar Biasa 4 orang IPK 4.00
Baca Juga
- Tindak Lanjut Arahan Mendagri, Bagus Santoso Sidak Ke Pasar Terubuk dan Pelabuhan Roro Bengkalis
- Tim Satgas Saber Pungli Pusat Turun ke Rutan Sialang Bungkuk
- Sempena Hari Pers, Pemkab Diminta Adakan Program Pembinaan Wartawan
- Bupati Hadiri Apel Peringatan HUT Bhayangkara Ke -71
- Sekda Pekanbaru Ingatkan Jangan Ada Pungli Saat PPDB
- Miris, Tahun 2016 Angka Perceraian Di Rohil Meningkat Dua Kali Lipat
Terpopuler
- Pusat Integrasi Keilmuan LPPM UIN Suska Taja Pelatihan RPS Integrasi
- P2MI Angkat Suara, Minta Polres Rohul Serius Tangani Dugaan Penghalangan Pers
- Kuasa Hukum: Jangan Jadikan Administrasi Tameng Untuk Menunda Eksekusi
- PTUN Tampar BPN Kampar: Putusan Final Tak Digubris, Warga Jadi Korban PTSL 2019
- Dua Tersangka Diamankan Polsek Mandau, 8 Paket Barang Bukti Ikut Disita