Menyikapi Ancaman Bencana Kabut Asap

Univrab Gelar Penyuluhan dan Sosialisasi Kesadaran Lingkungan bagi Siswa SMAN 11 Pekanbaru

Pekanbaru, seputarriau.co - Dalam upaya meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan pelajar, Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Universitas Abdurrab telah melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema :  “Penyuluhan dan Sosialisasi Kesadaran Lingkungan bagi Siswa SMAN 11 Pekanbaru: Menyikapi Ancaman Bencana Kabut Asap”. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada siswa mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan bagaimana menghadapi ancaman kabut asap yang sering melanda wilayah Riau, Rabu (25 September 2024)

Kabut asap telah menjadi masalah tahunan yang serius di Provinsi Riau, terutama selama musim kemarau. Kebakaran hutan dan lahan yang tidak terkendali menyebabkan polusi udara yang berdampak buruk pada kesehatan masyarakat, termasuk para pelajar. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah preventif dan edukatif untuk mengurangi dampak negatif dari bencana ini. Kegiatan penyuluhan ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif siswa dalam menjaga lingkungan.

Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan pada tanggal 25 September 2024 di SMAN 11 Pekanbaru. Acara ini dihadiri oleh sekitar 40 siswa. Dalam kegiatan ini, M Fajar Anugerah, M.Si dan Mhd Rafi Yahya, M.IP memberikan materi mengenai penyebab dan dampak kabut asap, serta langkah-langkah yang dapat diambil untuk mencegah dan mengurangi bencana tersebut. Selain itu, siswa juga diajak untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman mengenai masalah lingkungan yang mereka hadapi sehari-hari.

Materi yang disampaikan dalam penyuluhan ini meliputi: penyebab kabut asap, penjelasan mengenai faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kabut asap, seperti pembakaran hutan dan lahan, serta aktivitas industri yang tidak ramah lingkungan; dampak kabut asap, informasi mengenai dampak negatif kabut asap terhadap kesehatan, lingkungan, dan ekonomi masyarakat; langkah-langkah pencegahan, tips dan strategi untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, serta cara-cara untuk mengurangi polusi udara; peran siswa dalam menjaga lingkungan, motivasi dan ajakan kepada siswa untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan, seperti dengan tidak membuang sampah sembarangan, menanam pohon, dan mengurangi penggunaan plastik.

Setelah penyampaian materi, sesi dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Siswa sangat antusias dalam mengikuti sesi ini, mereka mengajukan berbagai pertanyaan terkait masalah lingkungan dan berbagi pengalaman mereka dalam menghadapi kabut asap. Beberapa siswa juga memberikan ide-ide kreatif untuk mengurangi polusi udara, seperti membuat kampanye lingkungan di sekolah dan mengadakan kegiatan gotong royong untuk membersihkan lingkungan sekitar.

Salah satu siswa, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dan memberikan wawasan baru bagi mereka. “Saya jadi lebih paham tentang penyebab kabut asap dan bagaimana cara mencegahnya. Saya juga termotivasi untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan mengajak teman-teman untuk ikut menjaga kebersihan,” ujarnya.

Kegiatan penyuluhan dan sosialisasi kesadaran lingkungan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membentuk generasi muda yang peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Univrab berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan lebih banyak pihak, termasuk pemerintah dan masyarakat, untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan siswa SMAN 11 Pekanbaru dapat menjadi agen perubahan yang aktif dalam menjaga lingkungan dan menyikapi ancaman bencana kabut asap dengan lebih bijak. Semoga upaya ini dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat di Provinsi Riau.

(***)