Riau

Radja Airtiris Melayu Kampar, Anugrahkan Gelar Kehormatan Dato’ Pekemadiradja Jasa Negeri

Pekanbaru, seputarriau.co  - Giat Radja Kampar Official Pada hari Kamis, 05  Muharram 1446 H bersempena dengan tanggal 11 Juli 2024 M, Bertempat di Istana Hinggab Darul Rahmad, Kesultanan Diradja Airtiris Melayu Kampar Jl. Kaharuddin Nst No. 1 perhentian Marpoyan Simpang Tiga Pekanbaru, Riau, Indonesia.

Tuanku Seri Paduka Duli Yang Mulia Sultan Tuan Besar Agung (TSPDYM STBA) Muhammad Yunus Abdullah Rahmadsyah Al-Haj, Diradja Airtiris Melayu Kampar, meng Anugrahkan Darjah Mulia Seri Mahkota Kesultanan Diradja Airtiris Melayu Kampar (DMSMKD.) Dengan Gelar Kehormatan di berikan Kepada Anak Kemenakan Prof. Dr. (H.C) H. Sofyan Siroj Bin Abdul Wahab, Lc., MM. sebagai Yang Berbahagia (YM) Dato’ Pakemadiradja Jasa Negeri Diradja Airtiris Melayu Kampar.

Pemberian gelar ini berdasarkan hasil musyawarah dan mufakat majlis adat waris Diradja dan setelah itu dilanjutkan dengan mufakat Pembesar dan Kerabat diradja, sepakat meng Anugrahkan kepada anak kemanakan dari Suku DOMO, Prof. Dr. (H.C) H. Sofyan Siroj Bin Abdul Wahab, Lc., MM. sebagai Pakemadiradja (Penyambung Perpanjangan Tangan Diradja), hal ini sudah sesuai dengan Soko, Pisoko dan Sepadan menurut Lembago.

Menurut Tuanku SPDYM STBA, Radja Airtiris Melayu Kampar, memberikan maklumat bahwa Pemberian gelar Anugrah Darjah Mulia ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antar berbagai suku, bangsa dan agama di seluruh penjuru bumi. – sebagai bentuk Wujud dan usaha Menjayakan Adat Istiadat, Peradaban dan Akhlaqul Karimah di lingkungan alam Melayu  Nusantara.

Selain juga dimaksudkan untuk menyatukan Visi dan menyamakan Persepsi Dalam Rangka Mewujudkan dan Meningkatkan Ukhuwah serta Menjaga dan Melestarikan Adat Istiadat, Budaya, Pradaban dan Akhlak di Alam Melayu Bumi Lancang Kuning, Bumi Betuah Khususnya, dan Nusantara NKRI, pada Umumnya dan tetap maju untuk dijadikan IKON DIRADJA Sebagai suatu wadah Payung Pengiat Budaya Adat Pemersatu Bangsa khususnya dan antara bangsa di dunia pada umumnya.

Secara Kelembagaan Tuanku SPDYM STBA di setujui Majlis Istiadat Waris Diradja Niniok Mamak Kenegerian Airtiris:
YAM Tan Seri Ir. H. Ahmad Suhaili, SH, MH, Datuok Indo Komo, Bin Abdul Raoef Ahmad (Ketua Majlis Agung Majlis Tinggi)
YAM Tan Seri Tengku Mohd Yatim, Datuok Paduko Jalelo Bin Zakaria (Wali Radja & Majlis Agung Tinggi).
YAM Datuk Seri Darusman S.Pd, Datuok Bijak Samano (Ketua Dewan Pertimbangan Tinggi)

Pemberian Gelar, Tuanku SPDYM STBA didampingi Prangkat Tinggi Diradja
YAM Tan Seri Pangeran Hermansyah, Raja Tua Agung ( Timbalan Wali Radja)
YAM Datuk Seri Tengku Besar Azhari (Temenggung Diradja)

Selanjutnya Tuanku SPDYM STBA Muhammad Yunus Abdullah Rahmadsyah Al-Haj menyambut dengan senang hati atas  pemberian gelar Kehormatan ini dan nantinya dapat mempromosikan Pradaban masa lalu yang pernah berjaya dapat men Dunia kembali di BUMI LANCANG KUNING, BUMI BERTUAH, sehingga kita sama sama berkeinginan IKON DIRADJA AIRTIRIS MELAYU KAMPAR, dijadikan sebagai cermin menyatukan hubungan SULTAN, RADJA, DATUK PELINGSIR, PEMANGKU ADAT, PENGIAT BUDAYA di Tanah Melayu, maupun Dunia", terang Tuanku SPDYM STBA.

(Jas/MN)