PEKANBARU, seputarriau.co -- Panglima Front Pembela BUMI Lancang kuning dan beliau juga selaku pengurus Lembaga Adat Melayu Provinsi Riau, Datuk Muhammad Khalid menolak berdiri serta beroperasinya JPJOKER di jalan Subrantas, Komplek Panam Center, Blok C 28 Panam Pekanbaru direncanakan akan melakukan soft opening pada 10 Desember 2022 malam ini banyak Mendapat penolakan dari Berbagai Kalangan.
Datuk Muhammad Khalid menolak secara tegas operasional JPJOKER" ini tidak sesuai dengan kaidah Bumi Melayu yang identik dengan Islam dimana adat bersendikan Syara'dan Syara'yang ber sendikan kitabullah", tegasnya.
"Tidak hanya hal tersebut, lokasi berdirinya tempat hiburan tsb sangat dekat dengan pondok pesantren Babussalam dan dengan simpul pemukiman masyarakat, simpul sekokah dan simpul kampus, sangat ironis" , sebutnya.
"Sudah selayaknya pemerintah melakukan penghentian pemberian izin tempat hiburan di Bumi Lancang kuning ini khususnya kota Pekanbaru dengan julukan kota Madani, Jangan sampai Anak kemanakan yang Telah di Didik dengan Baik dengan nilai-nilai luhur Adat istiadat dan Agama di pengaruhi dengan munculnya tempat hiburan tersebut", katanya.
"Dengan munculnya poster iklan dari tempat hiburan tersebut dengan Poto perempuan yang tidak senonoh di pasang di tepi jalan, membuat kekhawatirmerusak moral anak-anak dan masyarakat di kota Pekanbaru", tambahnya.
"Kekhawatiran lainnya adalah dengan adanya tempat tersebut di khawatirkan akan menjadi tempat peredaran barang barang terlarang", tutup khalid.