TELUKKUANTAN, seputarriau.co - Akibat pusa yang dialami petani Kuantan Singingi (Kuansing) Provinsi Riau, pada bulan Februari lalu belum bisa melakukan penanaman kembali disawah mereka dikarenakan belum adanya benih yang bisa untuk ditanam. Dan sementara bantuan benih yang di janjikan pemerintah tidak kunjung datang yang hampir memasuki banjir tahap kedua.
Menurut Kepala Dinas Tanaman dan Pangan (Distangan) Kuansing, Ir. Maisir beberapa waktu lalu mengatakan bahwa kemungkinan bantuah benih untuk petani yang lahannya mengalami puso tidak akan turun.
"Kemungkinan bantuan benih untuk para petani yang lahan sawahnya terkena puso tidak akan mendapatkan bantuan saat ini," ucapnya dengan kecewa.
Dari hasil keterangan Distangan, saat ini lahan yang tidak tertanam telah mencapai 2.300 hektare.
"Ada sekitar 2.300 hektare lahan sawah yang tidak tertanam padi, dan saat ini padi yang tidak terkena puso telah berbuah dan sebentar lagi akan dilaksanakan panen," jelasnya.
Maisir menambahkan, sejauh ini Distangan telah berupaya sekuatnya untuk bisa membantu para petani yang lahannya mengalami puso dengan cara memberikan laporan kepada pemerintah pusat.
"Sangat disayangkan, bantuan benih yang datang dari pusat hanya sebanyak 8 ton, dan itu hanya cukup untuk lahan yang terkena imbas banjir tahap pertama," terang Maisir.
Sejauh ini bantuan bibit padi tersebut telah dibagikan kepada masyarakat.
(IS/grc)