BENGKALIS, seputarriau.co - Tim KKN (Kuliah Kerja Nyata*Red) Balek Kampung yang bertempat di Desa Tenggayun Universitas Riau 2021 melakukan kegiatan penanaman 100 bibit mangrove di pantai Wisata Bahari Desa Tenggayun, Rabu (18/8/2021).
Kegiatan ini merupakan salah satu program dari tema unggulan Tim Kuliah Kerja Nyata Unri 2021 yang bekerja sama dengan tim penanaman mangrove di Desa Tenggayun, dan dipimpin oleh bapak Ahmad Zulfanheri beserta rekan kerjanya yang lain. Kegiatan ini dilakukan pada pukul 09:00 WIB ketika air laut tengah surut. Tanaman mangrove merupakan salah satu tanaman yang menjadi penyelamat bagi ekosistem pesisir. Mangrove pun juga bisa menjadi tempat tinggal bagi kerang dan biota ekosistem laut lainnya.
Selain itu, mangrove juga bisa melindungi masyarakat pesisir dari tingginya gelombang air laut. Tujuan tim Kukerta Unri melakukan penanaman bibit mangrove di pantai Wisata Bahari. Desa Tenggayun adalah untuk mengurangi abrasi pantai di daerah tersebut, dan juga karena pantai Wisata Bahari merupakan objek wisata di daerah tersebut, belum lagi ketika kami melihat minimnya penanaman mangrove di sekitar pantai tersebut.
Selama melakukan penanaman, kami dibimbing penuh oleh bapak Ahmad Zulfanheri beserta rekan timnya, tim kami juga diberi arahan bagaimana cara menanam bibit mangrove secara detail dan juga terperinci. Kegiatan ini tentunya sudah didukung penuh oleh pemerintah Desa dan juga masyarakat setempat.
Tim kami berharap dengan terlaksananya kegiatan ini, "kami dapat menjaga lingkungan di sekitar pantai, meningkatkan ekosistem laut, meningkatkan perekonomian masyarakat setempat dan juga meningkatkan kesadaran masyarakat agar selalu menjaga lingkungan di sekitar pantai tetap terawat dan terjaga Kelestariannya. Apa lagi mangrove merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga kehidupan laut agar tidak rusak, Agar tanaman mangrove dapat berfungsi sebagaimana mestinya, tugas kita sebagai manusialah menjaga kelestarian tanaman tersebut", imbuh dari salah seorang Peserta KKN UNRI.
(MN)