Riau

Tim Kukerta UNRI di Desa Tualang Timur ikuti Belajar Pemanfaatan Limbah Sawit Menjadi Kerajinan Tang

     
SIAK, seputarriau.co  - Luasnya perkebunan kelapa sawit yang ada disekitar Desa Tualang Timur menjadikan banyaknya limbah yang dihasilkan, salah satunya lidi kelapa sawit. Limbah ini dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar sebagai lidi dan juga kerajinan tangan yang dijadikan piring makan, keranjang buah dan keranjang minuman. 


Awal mula masyarakat mengembangkan usaha kerajinan lidi sawit ini setelah terinspirasi dari salah satu dosen Universitas Riau yang memberikan pelatihan mengenai pengembangan usaha dan juga memberikan pelatihan membuat piring anyaman dari lidi sawit.

 “Berawal dari datangnya dosen Universitas Riau yang memberikan kami pelatihan mengenai pengembangan usaha dan membuat piring anyaman dari lidi sawit. Awal mula kami membuat anyaman piring ini membutuhkan waktu belajar selama 3 hari baru kami bisa membuatnya” kata Desi.

Bahan baku limbah daun sawit ini biasa didapat dari kebun sawit yang berada disekitar desa Tualang Timur, Desi biasa mendapatkan dari kebun sawit milik orang lain. “Biasanya jika kami mengupah untuk mengikis lidi sawit kepada orang, satu kilogram (kg) lidi sawit yang dikikis hijau dibanderol kisaran Rp.5.000 per kg, sedangkan untuk lidi sawit yang dikikis putih dibanderol kisaran Rp.10.000 per kg” kata Desi.

Tim Kukerta Balek Kampung Universitas Riau Desa Tualang Timur, Kecamatan Tualang Timur, Kabupaten Siak,  pada tanggal 23 Juli 2021 mendatangi salah satu rumah warga desa yang biasa membuat kerajinan anyaman dari lidi sawit.

 Pada kesempatan itu, mahasiswa tim Kukerta UNRI menyampaikan maksud kedatangannya untuk dapat belajar membuat kerajinan anyaman lidi sawit dan juga bertanya-tanya mengenai bagaimana pembuatan, penjualan dan pemasaran anyaman lidi sawit tersebut. 

“Kak perkenalkan kami dari tim Kukerta UNRI, kami disini ingin mengetahui cara dari pembuatan anyaman lidi sawit dan juga bagaimana proses penjualan serta pemasaran dari anyaman tersebut”.  kata Naufal selaku perwakilan dari tim Kukerta UNRI. Kedatangan tim Kukerta ini disambut baik oleh Desi dan temannya.

Pada tanggal 03 Agustus 2021, tim Kukerta UNRI mendatangi salah satu rumah warga (Desi) untuk belajar dalam membuat kerajinan anyaman dari lidi sawit. Disana tim Kukerta diberikan pengarahan tentang bagaimana cara pembuatan anyaman dari lidi sawit tersebut, kami diarahkan oleh 3 orang warga yang bisa membuat anyaman lidi sawit.


Setelah diberi pengarahan dan pengajaran bagaimana cara membuat anyaman lidi sawit, pada hari itu kami bisa menyelesaikan 6 anyaman lidi sawit yang dibuat oleh tim Kukerta UNRI yang dibantu juga oleh warga desa yang telah mengajarkan kepada kami tim kukerta. 

(MN)