Mendorong Pertumbuhan dan Daya Saing Dalam MEA

Plt Gubri : Sistem Keuangan Relatif Tetap Terjaga

PEKANBARU, seputarriau.co - Dalam mendorong pertumbuhan dan meningkatkan daya saing dalam era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengadakan pertemuan tahunan pelaku industri jasa keuangan 2016 di Balroom hotel Pangeran Pekanbaru, Rabu (24/02/2016).
 
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau mengatakan, Meskipun stabilitas sistem keuangan relatif tetap terjaga, perekonomian Indonesia masih tetap terekspos pada beberapa tantangan, terutama perlambatan pertumbuhan ekonomi. Kemudian daya beli masyarakat dan kemiskinan masih juga masih menjadi masalah bagi OJK.
 
"Belum lagi saat ini kita menghadapi penurunan daya beli masyarakat, peningkatan kemiskinan, dan melebarnya tingkat ketimpangan seperti yang dimuat dalam rilis terakhir laporan Bank Dunia tahun lalu," ucap M Yafiz.
 
Tahun 2016, tambah Yafiz, juga adalah tahun di mana inisiatif Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dimulai. Yafiz menghimbau agar OJK tetap fokus untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi nasional yang optimal.
 
"Oleh karena itu, kita harus tetap fokus untuk dapat menciptakan pertumbuhan ekonomi nasional yang optimal. Saya memandang momentum inflasi yang rendah harus dapat kita manfaatkan untuk meningkatkan kegiatan produksi domestik, dengan memanfaatkan ruang ekspansi dari sistem keuangan," ujar Yafiz.
 
Pertemuan tahunan OJK ini dihadiri oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Kepala Daerah Kabupaten/Kota, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, SKPD, Pimpinan Universitas dan Akademis, Pimpinan Lembaga Jasa Keuangan di Provinsi Riau.
 
 
 
(ATP)